Nggak Cuma di Surken, Angkot Bogor juga Pernah Terbakar di Gunungbatu dan Cimahpar

by -
Petugas Dishub memeriksa angkot Bogor yang terbakar di Jalan Surken, Selasa (12/1) pagi. (FOTO:Varel-Magang/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Angkot Bogor 02 trayek Sukasari-Bubulak tiba-tiba saja terbakar saat melintas di Jalan Suryakencana (Surken), Kota Bogor, Selasa (12/1) pagi.

Diduga, korsleting listrik jadi penyebab terbakarnya angkot Bogor yang sempat membawa penumpang itu. Hal itu diungkapkan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kota Bogor, Ade Nugraha setelah petugas melakukan pemeriksaan.

Ternyata, angkot Bogor tidak hanya kali ini saja mengalami kebakaran. Selain pertama kali terjadi pada awal tahun ini di Surken, peristiwa yang sama pernah terjadi di beberapa titik jalan Kota Bogor.

Ade menerangkan, kejadian angkot Bogor terbakar seperti ini sudah beberapa kali terjadi pada tahun lalu. Tercatat ada dua kejadian, yakni angkot terbakar di Gunungbatu dan Cimahpar.

Baca Juga  Korsleting Listrik, Toko Laundry Hangus Terbakar

Ia berharap kedepannya para supir angkot bisa lebih memperhatikan kondisi angkot.

“Tahun lalu ada dua kejadian, di Gunungbatu dan Cimahpar. Saya harap para supir bisa menjaga kondisi angkotnya, agar kebakaran seperti ini tidak terjadi,” ujarnya.

Sebelumnya, angkot Bogor dengan nomor trayek 02, jurusan Sukasari-Bubulak tiba-tiba terbakar ketika melintas di Jalan Suryakencana (Surken), Selasa (12/1) pagi.

Menurut Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Satpol-PP Kota Bogor, Ade Nugraha, kebakaran terjadi karena adanya korsleting listrik.

Ade pun menceritakan bagaimana kronologi kejadian kebakaran angkot Bogor yang sempat membawa penumpang itu.

Angkot trayek 02 yang dikendarai oleh Suryawono (56) itu awalnya beroperasi normal. Namun, angkot dengan nomor polisi F 1971 B mengalami over heat atau panas berlebih dari mesin ketika melintas di sekitaran Tugu Kujang.

Baca Juga  Mudik ke Kota Bogor? Wajib Isolasi Mandiri Dulu Sebelum Ketemu Keluarga

“Saat menuju jalan Suryakencana, mobil mengeluarkan asap dan terbakar pada bagian mesin,” ujar Ade kepada Metropolitan.id, Selasa (12/1).

Beruntung sebelum api membesar, para penumpang dan sopir berhasil keluar dari angkot.

Api yang sudah membesar pun langsung dipadamkan dengan menggunakan APAR oleh warga sekitar dan dibantu oleh tim Damkar unit Sukasari.

“Jadi berdasarkan pemeriksaan, kebakaran disebabkan oleh kebocoran arus listrik langsung ke tangki bensin,” kata Ade.

Berdasarkan hasil perhitungan sementara, kerugian yang dialami oleh supir angkot Suryawono (56) itu ditaksir mencapai  Rp15 juta.(dil/c/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.