Pasien Covid-19 Disuruh Pulang Lebih Cepat Jadi Faktor Keterisian Ruang Isolasi Turun

by -
ilustrasi

METROPOLITAN.id – Tingkat keterisian ruang isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan di Kabupaten Bogor mulai mengalami penurunan.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, dr Achmad Zaenudin mengatakan, mulai berkurangnya jumlah pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit rujukan karena pasien positif Covid-19 dipulangkan lebih cepat.

Menurutnya, para ahli mulai menemukan adanya Covid-19 pada seorang pasien mengalami pelemahan. Sehingga mustahil bagi virus tersebut menularkan kepada orang lain.

“Ada penemuan baru dari dokter spesialis paru-paru. Jadi ada masa di mana virus covid-19 pada seseorang ini melemah, sehingga virus ini tidak bisa menularkan pada seseorang. Nah pada saat itu, pasien positif covid-19 bisa kita pulangkan dan direkomendasikan untuk istirahat di rumah,” kata lelaki yang akrab disapa dr Zein, Minggu (24/1).

Ia mengatakan, hal ini tentunya menjadi kabar baik. Sebab, salah satu faktor penuhnya ruang khusus penanganan pasien cCvid-19 di rumah sakit rujukan lantaran pihaknya mesti menunggu hasil swab tes pasien sebanyak tiga kali dengan hasil negatif.

Baca Juga  Positif Corona di Kabupaten Bogor Bertambah Lagi

“Jadi pada saat pasien positif Covid-19 ini sudah menunjukkan grade tidak dapat menularkan dan dalam kondisi sehat. Pasien tersebut walaupun positif covid-19 sudah bisa dipulangkan,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, angka keterisian ruang isolasi atau ruang khusus penanganan pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit rujukan di Kabupaten Bogor bertahap mengalami penurunan.

Pada awal Januari lalu, angka keterisian ruang khusus penanganan pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit rujukan mencapai 91,3 persen.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan mengatakan, saat ini jumlah angka keterisian ruang khusus penanganan pasien Covid-19 di 29 rumah sakit rujukan mencapai 87,97 persen.

“Dari 1230 ruang khusus penanganan pasien covid-19, sudah terisi 1082 pasien. Artinya yang terisi sekitar 87,97 persen dari total keseluruhan,” kata Irwan, Minggu (24/1).

Baca Juga  Dpmpd Siapkan Pilkades Antarwaktu

Jumlah tersebut, belum termasuk ruang isolasi pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Instalasi Intensive Care Unit (ICU).

Untuk ruang isolasi IGD, dari 118 ruangan yang tersebar di 29 rumah sakit rujukan Covid-19, 105 di antaranya sudah terisi pasien covid-19.

“Kalau untuk ruang isolasi ICU sudah terisi 73 pasien dari 78 ruangan yang tersedia di 29 rumah sakit rujukan,” tutupnya. (ogi/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *