Pemkab Didesak Ambil Alih Aset Jaringan SPAM Sentul City

by -

METROPOLITAN – DPRD Kabupaten Bogor mem­beri perhatian khusus atas masalah pengelolaan air di kawasan Sentul City, Keca­matan Babakanmadang. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bogor Heri Aris­tandi mendorong Perumda Tirta Kahuripan mening­katkan cakupan jaringan pelayanan air minumnya.

Salah satu caranya dengan segera mengambil alih aset jaringan Sistem Pengelo­laan Air Minum (SPAM) milik PT Sukaputra Graha Cemerlang atau Sentul City.

”Untuk menghindari dis­torsi dengan masyarakat, terutama pelanggan SPAM di kawasan Sentul City dan memperlancar pelayanan, Perumda Tirta Kahuripan harus segera mengambil alih jaringan SPAM milik PT Sukaputra Graha Cemer­lang yang merupakan anak usaha PT Sentul City,” kata Heri.

Anggota di Komisi I DPRD itu menambahkan, per­soalan klaim PT SGC mau­pun Sentul City yang me­minta investasi pipa jari­angan SPAM di luar site plant kawasan Sentul City ke arah Jalan Raya Kandang Roda, Kelurahan Nanggewer, Cibinong, dibayar Perum­da Tirta Kahuripan harus diaudit secara independen.

”Perumda Tirta Kahuripan maupun Pemkab Bogor harus meneliti apakah ini murni investasi atau ba­gian dari kewajiban pra­sarana sarana utilitas (PSU) PT Sentul City sebagai de­veloper kepada pembeli rumah atau unit property lainnya. Hal ini juga harus diaudit tim independent karena kita berbicara uang rakyat,” tambahnya.

Baca Juga  Aston Sentul Beri Diskon Liburan Keluarga

Selain SPAM Sentul City, Perumda Tirta Kahuripan yang telah diberikan penam­bahan penyertaan modal sebesar Rp200 miliar juga dituntut wakil rakyat untuk bisa melayani kebutuhan air di 15 kecamatan yang padat penduduk.

”Cakupan layanan air Pe­rumda Tirta Kahuripan baru sekitar 25 hingga 26 persen dan dengan ditambahnya penyertaan modal maka pelayanannya harus bisa mencapai 15 kecamatan yang padat penduduk. Se­lain fungsi pelayanan, kami juga meminta mereka untuk mulai berpikir menghasil­kan keuntungan atau pro­fit bagi pemerintah daerah seiring ubahnya status dari PDAM menjadi Pe­rumda,” tutur Heri.

Ia pun berharap agar Pe­rumda Tirta Kahuripan juga bisa menggandeng investor untuk meningkat­kan cakupan layanan air minum berikut profitnya.

Baca Juga  Transpakuan Ke Sentul City Lagi

”Saat ini mereka diperbo­lehkan menggandeng in­vestor untuk memajukan perusahaan daerah, yang terpenting dengan adanya investor cakupan layanan air minum dan profitnya bakal meningkat,” harapnya.

Terpisah, Asisten Eko­nomi dan Pembangunan Kabupaten Bogor Joko Pitoyo mengaku bersama jajaran­nya sedang menyusun kese­pakatan kerjasama ope­rasi pemanfaatan aset an­tara PT SGC dan Perumda Tirta Kahuripan.

”Untuk pembelian aset pipa jaringan SPAM ke PT SGC kami belum arah ke sana, kami masih dalam menyusun kesepakatan kerja sama operasi peman­faatan asetnya saja,” jelas Joko. (Ink/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *