Pemkot Bogor Usulkan 9 Proyek Strategis ke Pusat

by -

METROPOLITAN – Usai menerima kunjungan Kemen­terian Koordinator Kemariti­man dan Investasi dalam kunjungan lapangan di Pase­ban Suradipati, Balai Kota, Jalan Ir H Juanda, Kota Bogor, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengusulkan sejumlah proyek strategis.

Tak kurang dari sembilan usulan kegiatan dari Kota Bogor yang diajukan ke pe­merintah pusat, di antaranya Penataaan Pasar Bogor, Pembangunan dan Pembe­basan Lahan untuk Underpass di Jalan KS Tubun, Penataan GOR Pajajaran, Pelebaran Jembatan otista, Pembangu­nan dan Pembebasan Lahan Underpass Kebonpedes dan Jalan Pemuda, Pembangunan Flyover Jalan MA Salmun, Pembangunan Flyover Jem­batan Merah, Pembebasan Lahan dan Bangunan Bogor Inner Ring Road (BIRR) dan Pembangunan Underpass Baranangsiang.

Asisten Deputi Infrastruktur Pengembangan Wilayah, Djoko Hartoyo, mengaku pi­haknya sudah mulai rapat sejak akhir 2019 lalu, di mana Kota Bogor mengajukan sem­bilan usulan pekerjaan.

Baca Juga  Kebersamaan Jadi Kata Terakhir

Menurutnya, usulan ini be­rawal dari tantangan Presiden Joko Widodo kepada wali kota Bogor tentang apa yang harus diakselerasi dan yang harus dibangun untuk mem­perindah Kota Bogor.

”Kebetulan Kemenko Mari­tim dan Investasi tandemnya dengan Kantor Staf Presiden (KSP). Untuk tahun ini kami yang akan memimpin moni­toring pembangunan yang dibawah koordinasi Kemenko Maritim dan Investasi, Kemen­PUPR, Kemenhub, Kemente­rian Pariwisata,” ujarnya.

Ia menuturkan, mengingat usulan-usulan dibicarakan langsung kepada presiden, usulan ini belum masuk RPJMN. Sehingga dibutuhkan effort (upaya) semua. Ia ber­syukur respons dari OPD sangat bagus. Menurutnya, usulan berbagai kegiatan ter­sebut bisa menggunakan dana PEN yang alokasi tahun ini mencapai Rp400 triliun lebih. ”Kami juga sudah me­nyiapkan dokumen yang di­butuhkan. Walaupun sembi­lan usulan ini belum tahu berapa usulan yang di-acc,” pungkasnya. (*/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *