Polri dan Sriwijaya Air Serahkan Jenazah Pramugara Okky Bisma

by -
Petugas memeriksa kantung jenazah berisi potongan tubuh korban pesawat Sriwijaya Air PK-CLC yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Jakarta, Senin (11/1/2021). Temuan tersebut kemudian dibawa ke RS Polri untuk di identifikasi. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

METROPOLITLAN.ID – Rumah Sakit Polri Keramat Jati dan pihak Sriwijaya Air menyerahkan jenazah pramugara Okky Bisma untuk dipulangkan ke keluarga hari ini. Jenazah Okky ini diketahui memang sudah teridentifikasi sejak Senin (11/1) lalu.

 

“Tim DVI berhasil mengidentifikasi 6 korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Salah satu korban atas nama Okky Bisma. Pada hari ini akan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (14/1).

 

Sementara itu, Direktur Operasional PT Sriwijaya Air, Didi Iswandy mengatakan, Okky merupakan salah satu karyawan terbaik. Kehilangan Okky merupakan duka mendalam bagi perusahaan maupun orang-orang terdekatnya.

Baca Juga  Dampak Covid-19, Omzet Usaha Konveksi Turun Drastis

 

“Hari ini berkumpul dalam suasana kesedihan dan duka mendalam atas gugurnya putra terbaik SJ, saudara Okky Bisma yang merupakan rekan kerja yg bertugas sebagai FA di Sriwijaya Air,” sambung Didi.

 

Diketahui, Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

 

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki. Pesawat take off dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Baca Juga  Wow,Bolt Luncurkan 4G Ultra LTE Dengan Kecepatan 300Mbps

 

Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra. (jps/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *