Proyek Pengaspalan Disoal Warga

by -

METROPOLITAN – Proyek pengaspalan ruas jalan To­topong-Cipicung sebesar Rp1 miliar di Desa Cipicung, Ke­camatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, menyebabkan kerusa­kan. Di antaranya longsornya saluran irigasi, pecahnya pipa paralon serta terputus­nya kabel lampu penerangan jalan yang hingga kini belum ada perbaikan.

Seorang perwakilan warga RW 01, Khatib, mendesak pemborong pengerjaan proy­ek bertanggung jawab untuk menggantinya. Sebab, pipa dan lampu penerangan jalan yang rusak merupakan hasil swadaya masyarakat. ”Kita nggak tahu harus melapor ke siapa, soalnya setelah selesai pengerjaan belum ada lagi yang datang untuk memper­baiki selokan, pipa paralon dan lampu penerangan jalan,” ujarnya.

Menurutnya, kerusakan selokan dikhawatirkan akan menyebabkan banjir. Sedang­kan lampu penerangan jalan juga penting demi keamanan. ”Kita sebagai warga sejak awal mendukung pengaspa­lan ini dengan membantu kelancaran pengerjaan. Tapi setelah selesai malah ditinggal begitu saja. Harus­nya tetap bertanggung jawab,” pintanya.

Ia berharap Dinas Peker­jaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) menegur pemborong proyek pengas­palan tersebut. “Kami ingin ada dari dinas yang menegur supaya kerusakan akibat alat berat bisa segera diperbaiki,” terangnya.

Baca Juga  Hotmiks Jaldes di Empat RW, Beton Jaling di Satu RW

Menurutnya, DPUPR Ka­bupaten Bogor mau menegur dan memerintahkan agar CV yang melaksanakan proyek memperbaiki semua kerusa­kan tersebut. (nto/c/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *