PSBB Diperketat, WFH 75 Persen Tak Berlaku di DPRD Bogor

by -

METROPOLITAN.id – PSBB Jawa dan Bali bakal kembali diperketat mulai besok, Senin (11/1). Sejumlah aturan bakal diperketat termasuk pemberlakuan WFH 75 persen di perkantoran.

Namun, WFH 75 persen tak akan berlaku di DPRD Kabupaten Bogor.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan, meski saat diberlakukannya PSBB Jawa dan Bali sejumlah aktivitas bakal dibatasi hingga 75 persen, hal tersebut tidak berlaku untuk jajaran DPRD Kabupaten Bogor 

“Memang pada PSBB Jawa dan Bali, semua kegiatan perkantoran hanya boleh dilakukan dengan 25 persen, sementara 75 persen bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Tapi hal ini tentunya tidak berlaku bagi kami,” kata Rudy, akhir pekan lalu.

Baca Juga  Rudy Susmanto bakal Tindak Lanjuti Aspirasi Warga Soal Sengketa dengan Sentul City

Keputusan tersebut diambil mengingat peran penting DPRD Kabupaten Bogor selaku wakil rakyat. Kebijakan ini juga sesuai keputusan bersama jajaran DPRD Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

“Kami sudah sepakat, rekan-rekan DPRD dan pimpinan Fraksi kami tidak melaksanakan WFH. Yang melaksanakan WFH hanya sekretariat DPRD. Karena bagi kami, di saat seperti ini, kami harus fokus di wilayah dan dapil kami masing-masing,” terangnya

Rudy menegaskan, selama PSBB Jawa dan Bali nanti, aktivitas dan kegiatan DPRD Kabupaten Bogor dipastikan tetap berjalan seperti biasa.

“Kami tetap masuk, karena kalau kami WFH, pada saat ada aduan dari masyarakat siapa yang akan mengakomodasi? Jadi aktivitas kami tetap normal seperti biasa,” tandas Rudy. (ogi/b/fin)

Baca Juga  Sempat Dilarang Keluarga, Berbuah Restu lewat Usaha

Leave a Reply

Your email address will not be published.