RS di Jakarta Penuh, Wagub DKI: 30 Persen dari Botabek

by -

METROPOLITAN – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan, pi­haknya secara intens berko­ordinasi dengan pemerintah pusat agar turut membantu dalam penanganan okupan­si rumah sakit rujukan Co­vid-19. Pemerintah Provinsi DKI pun meminta pemerintah pusat turut mendukung fasi­litas kesehatan di kota-kota penyangga ibu kota.

”Tadi juga saya bertelepon dengan Pak Menko mudah-mudahan ada penambahan nanti di daerah Botabek (Bo­gor Tangerang Bekasi). Jadi, pemerintah pusat akan mem­bantu, mudah-mudahan me­ningkatkan kapasitas kemam­puan dari daerah-daerah di luar Jakarta, apakah rumah sakitnya, tenaga kesehatannya, tempat tidurnya, ICU dan sebagainya itu harapan kami,” papar Riza.

Riza menjelaskan, permin­taan ini bukan tanpa sebab. Okupansi rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta mencapai 80 persen. Dari persentase tersebut, 24-30 persen meru­pakan pasien rawat Covid-19 non-DKI. Jika pasien yang dirawat hanya pasien ber-KTP Jakarta, Riza mengatakan ba­hwa okupansi rumah sakit berkisar 60 persen. Namun, ia menegaskan bahwa fasili­tas kesehatan di DKI terbuka untuk seluruh warga tanpa memilah kependudukan.

Baca Juga  PNS DKI Bersantai Di Bawah Pohon

”Selama ini kami melayani menampung tak kurang dari 24 persen bahkan bisa 28-30 persen pasien non-Jakarta. Mudah-mudahan ke depan dengan dukungan dari pemerintah pusat yang akan membantu daerah Bo­tabek di luar Jakarta nanti bisa tertampung di daerah masing-masing,” harap Riza.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi), Lia Gardenia, meminta rumah sakit di Indonesia dengan keterpakaian tempat tidur lebih dari 60 persen untuk berhati-hati. Sebab, keter­pakaian tempat tidur di atas 60 persen bisa mengakibat­kan rumah sakit kolaps atau stagnasi. ”Kalau bisa angka yang mencapai 60 persen ke atas itu harus hati-hati,” ka­tanya.

Lia menyebutkan, ada se­puluh provinsi di Indonesia yang mencatat keterpakaian tempat tidur rumah sakit di atas 60 persen. Yakni, DKI Jakarta, DI Jogjakarta, Banten,Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Sulawe­si Barat, Kalimantan Timur, Lampung dan Jawa Tengah. Selain sepuluh provinsi ter­sebut, ada juga beberapa provinsi lain di Indonesia yang memiliki keterpakaian tempat tidur rumah sakit mendekati 60 persen. Misal­nya, Bali. ”Adapun yang sudah hampir-hampir Bali. Mulai mengkhawartirkan,” ujarnya. (mdk/els/py)

Baca Juga  Anies Siap Menghadapi Debat Kedua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *