Segini Jumlah Pejabat Kota Bogor yang Dipanggil Bareskrim soal RS UMMI

by -

METROPOLITAN.id – Dua orang anggota Satgas Covid-19 Kota Bogor dipanggil Bareskrim Polri untuk menjadi saksi atas kasus dugaan menghalang-halangi tim Satgas Covid-19 Kota Bogor dalam bertugas saat swab tes.

“Iya betul, ketua Satgas Covid-19, Bima Arya dan Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syah dipanggil oleh Bareskrim Polri sebagai saksi,” kata Humas pada Satgas Covid-19 Kota Bogor, Rahmat Hidayat kepada Metropolitan.id, Senin (18/1).

Pria yang juga kepada Diskominfo Kota Bogor itu menambahkan, dari dua orang pejabat Kota Bogor itu,baru Wali Kota Bogor Bima Arya yang bisa memenuhi panggilan Bareskrim. Diketahui saat ini (18/1) Bima Arya tengah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.

Baca Juga  122 TKA Serbu Kota Hujan

“Kalau Kasatpol PP belum bisa memenuhi panggilan karena masih ada kegiatan. Tapi surat sudah kami terima semua,” ujar Rahmat.

Sebelumnya, pemeriksaan terhadap saksi-saksi atas kasus dugaan menghalang-halangi Satgas Covid-19 dalam bertugas saat Habib Rizieq dirawat di RS UMMI Bogor terus dilakukan oleh Bareskrim Polri.

Kasatpol PP Kota Bogor, Agustian Syah, mengaku sempat dipanggil untuk memberikan keterangan oleh Bareskrim sebagai saksi.

“Iya (sudah ada surat masuk),” kata pria yang akrab disapa Demak kepada Metropolitan.id, Senin (18/1).

Tak cuma Kasatpol PP, Bareskrim Polri melakukan pemanggilan juga kepada Wali Kota Bogor Bima Arya.

Ketika dikonfirmasi, Bima membenarkan bahwa ia memang mendapatkan panggilan dari Bareskrim sebagai saksi kasus RS Ummi.

Baca Juga  Kampanye Paslon Cawalkot Didanai APBD

“Iya (dipanggil Bareskrim), terkait kasus RS Ummi,” ujar Bima, saat dihubungi Metropolitan.id melalui WhatsApp.

Diketahui, setelah melakukan penyidikan beberapa waktu lalu, akhirnya Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menetapkan Habib Rizieq Shihab (HRS) serta Direktur Utama (Dirut) RS Ummi Bogor dr Andi Tatat sebagai tersangka.

Dalam kasus dugaan pidana menghalangi atau menghambat penanganan wabah penyakit menular terkait pengambilan uji swab di Kota Bogor.(dil/c/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *