Selama Pandemi Covid-19, 183 ASN Kota Bogor Jadi Korban

by -
ILUSTRASI

METROPOLITAN.id – Sebagai pelayan publik, keberadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) terbilang rentan terpapar Covid-19. Tercatat, sejauh ini sudah ada 183 ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang menjadi korban keganasan Covid-19.

“Jadi memang ada 183 ASN yang sudah terpapar Covid-19 selama pandemi ini,” ujar Wakil Wali Kota, Dedie Rachim kepada Metropolitan.id, Selasa (19/1).

Dari 183 ASN yang terpapar covid-19, sambung dia, ada beberapa nama pejabat yang termasuk didalamnya. Sebut saja Sektetaris Daerah (Sekda) Syarifah Sofiah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Herry Karnadi.

Lalu juga ada Camat Bogor Utara, Marse Hendra Saputra, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Chusnul Rozaqi ditambah Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Dani Rahadian.

Baca Juga  Bima Arya Bolehkan Alun-Alun Kota Bogor Dibuka untuk Umum

Ia menambahkan, beberapa kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Bogor juga pernah menjadi klaster. Seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas PUPR, Dispora, Sekretariat Daerah (Setda) dan Disdik

Lalu ada Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Arsip Perpustakaan, Dinas Pertanian (Distani), Dinas Kesehatan (Dinkes), Satpol PP, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta beberapa kantor wilayah kecamatan dan kelurahan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno menjelaskan, pihaknya langsung melakukan penelusuran dan langsung melakukan tes swab untuk mencegah adanya penularan lebih lanjut.

“Semua swab ke Dinkes. Hanya kalau hasil tracing kontak erat banyak, bisa kita kondisikan Dinkes yang ke lapangan,” ujar Retno.

Baca Juga  Jembatan Otista Bakal Dilebarkan, Lahan Warga Dihargai Rp32 Juta per Meter

Diluar itu, kata Retno, saat ini angka akumulatif kasus mencapai 6.816 orang. Dari jumlah akumulatif itu, sebanyak 17 persen atau 1.224 pasien masih dalam perawatan.

“Dari jumlah pasien yang dirawat itu 20, persennya dalam kategori merah atau butuh perawatan dan 5 persennya membutuhkan ruang ICU,” pungkasnya. (dil/c/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *