Simpan Ponsel di Saku Celana? Awas Jadi Incaran Copet di Stasiun Bogor

by -
Polisi menggelar reka adegan pencopetan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Stasiun Bogor yang sempat ramai di media sosial, Kamis(14/01/2021). Foto: Varel/ magang Metropolitan

METROPOLITAN.id – Polresta Bogor Kota baru saja menangkap DZ alias Bajing (32), pencopet yang biasa beraksi di sekitaran Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Stasiun Bogor dan sempat viral di media sosial.

Dalam beraksi, rupanya Bajing mengungkapkan bahwa ia biasa mengincar ponsel atau dompet yang ditaruh di kantong, khususnya celana jeans. Sebab menurutnya lebih mudah mengambil ponsel di kantong celana jeans.

“Kalau kantongnya keliatan kosong, baru saya incar tasnya,” katanya.

Selain mengarah celana calon korban, ia sendiri mengakui bisa mengambil barang baik yang ada di tas gendong maupun di tas selempang, meski tidak menggunakan silet.

Tak cuma itu, Bajing tidak sembarang memilih-milih waktu saat beraksi. Ia beraksi pada Jumat hingga Senin atau saat weekend (akhir pekan) saja lantaran mengincar dompet atau ponsel para wisatawan yang datang ke Kota Bogor.

Baca Juga  Tinjau Rumah Ambruk di Sempur, Pepen Salurkan Bantuan

“Biasa beraksi Jumat sampai Senin,” katanya kepada Metropolitan.id, sebelum melakukan reka ulang adegan pencopetan di jembatan penyeberangan orang (JPO) Stasiun Bogor, Kamis (14/1).

Dalam sebulan terakhir, Bajing sudah beraksi sebanyak 17 kali dan semua barang curiannya itu ia jual ke dua orang penadah bernama Tompel dan Angga yang statusnya saat ini masuk kedalam daftar pencarian orang (DPO).

Polisi Jaga Ketat JPO Stasiun Bogor

Banyaknya aduan dari masyarakat melalui sosial media yang mengeluhkan aksi pencopetan di jembatan penyebrangan orang (JPO) Stasiun Bogor, dijawab oleh pihak Polresta Bogor Kota.

Kepolisian berhasil menangkap seorang pencopet yang biasa beraksi di JPO Stasiun Bogor berinisial DZ (32) alias Bajing.

Baca Juga  Selain RS Ummi hingga Satgas Covid-19 Kota Bogor Digilir Penyidik, Polisi Bisa Saja Panggil Paksa HRS

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan penangkapan pelaku pencopetan ini bertujuan untuk menjawab aduan masyarakat dan memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Bogor.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan akan menerjunkan aparat kepolisian untuk berjaga di JPO Stasiun Bogor.

“Kawasan ini menjadi prioritas dari Polresta Bogor Kota untuk memberikan kenyamanan dan keamanan. Kami akan menempatkan petugas disini untuk berjaga,” katanya.

Meski sudah ditempatkan petugas di JPO Stasiun Bogor, Susatyo mengajak kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaannya. Sebab kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat dari pelaku tapi karena ada kesempatan.

“Kami masih mendalami kelompok kelompok lain dalam jaringan copet ini. Dan kami akan terus melakukan upaya upaua penegakan hukum terhadap kejadian kejadian copet seperti ini. Termasuk berbagai upaya upaya himbauan untuk menyadarkan para penumpang agar lebih hati hati dalam membawa barangnya,” pungkasnya. (dil/b/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *