Temuan Bayi di Jalan Setapak Gegerkan Warga Cimanggu

by -
foto : Istimewa

Sungguh biadab kelakuan orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri. Seperti yang terjadi di Kampung Cimanggu Bharata Pura, RT 06/04, Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanahsareal, kemarin. Pelaku dengan tega membuang anak yang baru dilahirkannya dengan kondisi tanpa busana.

KEJADIAN itu terungkap usai salah seorang warga mendengar suara tangisan bayi pada Selasa (5/1) sekitar pukul 00:15 WIB. Saat dicek, ternyata ditemukan bayi tanpa busana yang tergeletak di jalan setapak dekat gang sempit yang ada di dekat rumahnya.­

Warga kemudian menga­mankan bayi tersebut dan melapor ke ketua RT setempat. Paginya sang bayi diserahkan ke Puskesmas Kedungbadak untuk mendapatkan perto­longan. Tak lama, pihak ke­polisian datang ke lokasi penemuan untuk memintai keterangan dari warga sekitar.

Baca Juga  Bayi yang Dibuang Dirawat di Puskesmas Zona Merah, Tiap Hari Dijenguk Hingga 10 Orang

Warga sekitar, Dadan (30), menyebut bayi itu ditemukan dalam kondisi tergeletak di jalan setapak. ”Dibuang gitu saja, nggak ada alas apa-apa (kondisi telanjang, red),” ka­tanya. ”Ketahuannya pas dengar suara tangisan. Pas dicek, ada bayi tergeletak di jalan (setapak, red),”katanya.

Ia memprediksi bayi tersebut baru dilahirkan. Sebab, ari-arinya masih menempel di tali pusarnya. ”Kondisi bayi baru lahir, soalnya masih ada ari-ari yang nempel. Sudah dibawa ke puskesmas untuk diberikan pertolongan,”ujarnya.

Ia mengaku tidak tahu si­apa orang tua yang tega membuang bayi berjenis kelamin perempuan itu. Se­bab, sepengetahuannya, di sekitar wilayahnya tidak ada ibu yang sedang mengandung atau hamil. ”Kayaknya bukan orang sini. Soalnya nggak ada yang lagi hamil, setahu saya. Tapi nggak tahu juga ya,” imbuhnya.

Baca Juga  Menggemaskan Masih Bayi Sudah Brewokan

Di sisi lain, temuan bayi yang sempat membuat geger war­ga Cimanggu itu mengundang perhatian banyak orang. Warga bahkan beramai-ramai ingin mengadopsi bayi pe­rempuan itu. “Banyak yang mau adopsi. Anaknya bagus, tinggi. Tadi juga pada ke pus­kesmas, cuma nggak dikasih. Soalnya harus resmi (sesuai aturan adopsi anak, red),” ujarnya.

Sementara itu, Paur Humas Polresta Bogor Kota Iptu Rach­mat Gumilar membenarkan adanya temuan bayi tersebut. Ia mengaku saat ini pihaknya tengah melakukan pencarian terhadap orang tua bayi ter­sebut.

”Sudah kami terima LP-nya dan akan segera kita tinda­klanjuti untuk mencari orang tua bayi tersebut,” kata Rach­mat kepada Metropolitan.id, Selasa (5/1). “Orang tua bayi tersebut pun akan dikenakan Pasal 304 KUHP dengan an­caman kurungan maksimal dua tahun delapan bulan,” pungkasnya. (dil/b/rez/run)

Baca Juga  Bayi yang Ditemukan Dalam Kresek Ternyata Dibunuh Ibunya, Ini Motifnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *