Tingkat Hunian Hotel Turun Drastis

by -

METROPOLITAN – Wabah Covid-19 telah menggerogo­ti perekonomian karena ber­dampak pada bisnis pelaku usaha. Selama masa pan­demi, okupansi hotel dan pengunjung mal anjlok sangat dalam.

Hal itu karena imbas kebi­jakan pembatasan yang dila­kukan pemerintah untuk meredam angka penularan Covid-19.

Senior Associate Director Colliers International Indo­nesia (CII), Ferry Salanto, menjelaskan di Ibu Kota Ja­karta sendiri, pada kawasan Central Business District (CBD), okupansi turun dari 83,5 persen pada 2019 men­jadi 80,7 persen pada 2020. Sedangkan Bogor menga­lami penurunan paling ting­gi mencapai 20 persen pada kuartal IV 2020.

“Penurunan ini angkanya tidak terlalu tinggi tapi dari sales-nya sangat berpengaruh. Di Bogor penurunannya pa­ling signifikan, bisa sampai 20 persen,” ujarnya secara virtual, Rabu (6/1). Menurutnya, kebijakan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta beberapa waktu lalu telah memengaruhi mi­nat masyarakat untuk masuk atau berbelanja di mal.

“Ini semua karena memang sektor retail terpengaruh dengan PSBB yang dilakukan Pemprov DKI. PSBB itu men­urunkan minat orang atau menahan orang untuk tidak masuk mal,” ungkapnya.

Baca Juga  Telegram Tampilkan Fitur Baru

Kondisi sama juga dialami bisnis perhotelan. Tingkat keterisian hotel yang paling rendah pada April 2020. “Se­cara umum kondisi hotel belum membaik. Tingkat hunian turun cukup drastis, terutama April 2020,” imbuh­nya.

Setelah masa PSBB Transi­si dan bulan-bulan selanjut­nya, beber Ferry, memang ada sedikit perbaikan dari sisi okupansi. Masyarakat perlahan mulai berani meng­inap di hotel karena sudah terlalu bosan di rumah. Pe­ningkatan keterisian hotel di Jakarta terjadi ketika mema­suki libur akhir pekan atau libur panjang.

“Di Jakarta itu tiap ada long weekend ada beberapa mar­ket staycation. Artinya me­reka yang menginap di hotel kebanyakan dari family.

Ada support dari govern­ment, tapi tidak terlalu ba­nyak,” jelasnya. (feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *