2 Preman Pelaku Pungli Ditangkap Polisi, Satu Buron

by -93 views
ILUSTRASI PUNGLI

METROPOLITAN – Usai melakukan pungutan liar (pungli) kepada se­jumlah pedagang, kepolisian akhirnya mengamankan dua orang yang di­duga melakukan pungli di kawasan Pasar Bogor.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Suminto, mengungkapkan, penang­kapan dua orang ini berdasarkan operasi tangkap tangan. ”Iya sudah ada dua orang yang diamankan dengan inisial K dan I,” katanya saat ditemui Metropolitan di Polsek Bogor Tengah, Senin (15/2).

Dari keterangan dua tersangka ini, kepolisian mengaku sudah mengan­tongi satu nama yang diduga menjadi kepala preman yang melakukan pungli di Pasar Bogor. Sehingga saat ini kepolisian tengah mengejar tersangka yang diduga bersembunyi di kawasan Gunungbunder, Ka­bupaten Bogor. ­

”Jadi, dari hasil gelar perka­ra, kami sudah mengantongi satu nama yang diketahui sebagai koordinator dan se­karang sedang kami lakukan pengejaran,” ungkap Sumin­to.

Akan tetapi, sambung Su­minto, kedua tersangka yang ditangkap karena tengah melakukan pungli kepada pedagang di Pasar Bogor be­berapa waktu lalu tidak dita­han pihak Polsek Bogor Tengah.

Baca Juga  Ditipu Preman, PKL Citeureup Marah

”Penahanan tidak diwajib­kan, namun perkara tetap dilanjutkan. Karena alat bukti yang kami dapatkan hanya Rp31.000 dari tangan dua tersangka. Saat ditangkap pun mereka tidak melawan. Jadi, kami tangguhkan pena­hanannya. Yang pasti saat ini perkara tetap dilanjutkan,” ungkapnya.

Dengan tidak ditahannya pelaku pungli, rupanya mem­buat para pedagang resah. Seorang pedagang berinisial SR meminta pihak kepolisian segera menangkap kembali para pelaku pungli. Sebab, jumlah pelaku pungli ada sepuluh orang.

”Kemarin ada informasi preman yang suka pungli di­tangkap, tapi akhirnya dile­paskan lagi. Mereka kemarin beraksi lagi melakukan pungli ke pedagang. Kami semua resah dan takut. Jadi lebih baik ditangkap saja mereka semua,” harapnya.

Baca Juga  Preman Terminal Pukuli Istri sampai Bonyok

Ia menambahkan, para pelaku meminta uang secara paksa. Ada yang diminta Rp5 ribu sampai Rp10 ribu dengan alasan uang jalur. Setiap ha­rinya ada sekitar sepuluh preman yang meminta uang dan beraksi pada pukul 03:00 hingga 06:00 WIB. ”Satu hari bisa sampai Rp50 ribu setiap pedagang diminta uang oleh preman-preman itu. Kami minta segera ada tindakan tegas,” bebernya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syah, mengatakan, keberadaan pelaku pungli ini lantaran sifat pedagang itu sendiri yang enggan direlokasi ke dalam Pasar Bogor. ”Pedagang liar itu kan kami tertibkan dan digeser ke lokasi lain, kenapa? Karena pasti ada saja orang-orang yang mencoba men­cari keuntungan di situ, yai­tulah pelaku pungli,” tegas pria yang akrab disapa Demak itu.

Baca Juga  Pungli, Dua Preman Diciduk

Demak juga mengaku sudah memetakan titik-titik terjadi­nya pungli di kawasan Pasar Bogor. Namun, ia mengaku pekerjaannya akan sia-sia jika para pedagang tidak bisa kooperatif dengan aparat.

”Kami kerja nggak akan beres-beres. Kami tertibkan. Nah, setelah penertiban beres, karena merasa ada orang yang bisa mengkondisikan di sana (lapak PKL, red), jadi pedagang balik lagi jualan dan sekarang mengeluh karena ada pungli. Jadi, yuk ikutin arahan petu­gas,” tandasnya.(dil/b/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *