Belum Kantongi Izin, IKKPAS Minta Pembangunan Vila Diduga Milik Walikota Bekasi Distop

by -118 views
BELUM KANTONGI IZIN : Vila yang diduga milik Walikota Bekasi ini dalam tahap pembangunan.

METROPOLITAN.ID  – Ketua Umum Ikatan Komunitas Kawasan Puncak dan Sekitarnya (IKKPAS) Iman Sukarya meminta aktivitas pembangunan puluhan bangunan di area vila diduga milik Walikota Bekasi Rahmat Effendi, tepatnya di Kampung Barusireum, Desa Cibereum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor untuk dihentikan karena belum mengantongi perizinan. Dirinya juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penyegelan.

 

” Kami minta aktivitas pembangunan dihentikan, karena saat turun kelokasi tidak ada papan atau plang IMB. Jadi, ada kemungkinan memang belum mengantongi izin tapi kenapa membangun apalagi pemiliknya adalah pejabat sekelas walikota,” ujar Iman kepada Meteropolitan saat ditemui, pada Rabu (24/02/2021).

 

Ia juga mengaku heran dengan kinerja Satpol PP dan UPT Pengawas Tata Bangunan Wilayah II Ciawi yang membiarkan adanya aktivitas pembangunan tanpa menempuh perizinan terlebih dahulu. Karena itu, Iman mengaku akan mendatangi kantor UPT maupun kantor Satpol PP di Cibinong.

Baca Juga  PPKM Diperpanjang, Pengelola Vila Meradang!

 

” Temuan ini akan dilaporkan, dan IKKPAS juga akan mempertanyakan pembiaran ini. Selain vila Walikota Bekasi, banyak bangunan lainnya dikawasan puncak yang berdiri tanpa mengantongi IMB tetapi dibiarkan tanpa ada tindakan,” tambahnya.

 

Salah seorang pekerja Sugianto (nama samaran,red) mengaku tidak tahu menahu terkait perizinan atas aktivitas pembangunan di area vila. Ia mengatakan, dirinya hanya menjaga barang-barang untuk keperluan pembangunan yang didatangkan langsung dari Jawa Tengah. ” Kalau soal izin saya ga tau Mas, karena hanya menjaga barang berupa ukiran yang didatangkan langsung dari Jawa Tengah,” jelasnya seraya meminta namanya untuk tidak dikorankan.

 

Ditempat terpisah, Camat Cisarua, Deni Humaedi mengaku sudah melakukan pengecekan terkait perizinan vila milik Walikota Bekasi Rahmat Effendi. Menurut Camat, perizinan yang seharusnya dikantongi terlebih dahulu baru melakukan kegiatan pembangunan itu masih dalam proses pengurusan. “Masih diurus izinnya memang belum keluar. Dan saya sudah menelpon orang yang mengurusnya untuk menanyakan sejauh mana prosesnya,” singkatnya. (wan/b/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *