Camat Klapanunggal Cek Posko Desa Tangguh, Putus Rantai Penyebaran Covid-19

by -

METROPOLITAN – Camat Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Ahmad Kosasih, ber­gerak cepat memastikan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Ma­syarakat (PPKM) Berskala Mikro berjalan hingga ting­kat desa.

Hal itu dibuktikan dengan kunjungan ke beberapa Po­sko Tanggung Desa di Keca­matan Klapanunggal. Dike­tahui, Posko Tangguh Desa merupakan ’palang pintu’ untuk memutus mata rantai Covid-19 di lingkungan ma­syarakat.

Tiga desa tersebut yaitu Desa Klapanunggal, Cika­huripan, dan Bojong.

Kosasih menjelaskan peng­ecekan posko itu untuk me­monitoring kesiapan desa dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

”Hari ini saya bersama Fo­rum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) mengecek posko-posko Kam­pung Tangguh di Kecamatan Klapanunggal, khususnya di Desa Klapanunggal, Cika­huripan, dan Bojong,” jelas Kosasih, kemarin.

Baca Juga  Kasus Cakades Klapanunggal Berlanjut ke Meja Hijau dan Digugat Rp10 M

Selain mengecek perlen­gkapan medis, pihaknya juga meminta semua apara­tur desa ikut berperan dalam memutus mata rantai Co­vid-19. Ia menilai pentingnya ikhtiar sebagai bentuk me­lindungi masyarakat dari Covid-19 dan memiliki efek memutus rantai penyebaran virus mematikan ini. Kosasih berharap Covid-19 segera berlalu dan tatanan kehidu­pan sosial masyarakat kem­bali normal.

”Harapan saya semoga pandemi ini cepat berlalu, agar masyarakat bisa berak­tivitas seperti biasa.

Tak lupa kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya Kecamatan Kla­panunggal, untuk tetap mengikuti anjuran pemerin­tah, tetap terapkan 5M (Meng­gunakan masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak),” tutupnya. (suf/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *