Dinkes Klaim Sudah 71 Persen Tenaga Kesehatan Disuntik Vaksin Covid-19 Asal China

by -

METROPOLITAN.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mengklaim sudah 71 persen tenaga kesehatan di wilayahnya disuntik vaksin Covid-19.

Vaksin buatan Sinovac asal China tersebut tiba di Kabupaten Bogor pada Selasa (26/1) lalu dan mulai disuntikan pada Kamis (28/1). Ada 25.600 dosis yang diterima dan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kaltarina mengatakan, ada 12.800 tenaga kesehatan yang terdaftar sebagai penerima vaksin. Dari jumlah tersebut, 71 persen di antaranya atau 9.088 orang sudah divaksin.

“71 persen itu data per hari ini yah. Kemungkinan jumlah itu akan berubah, mengingat vaksinasi Covid-19 terus kami lakukan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang sudah kami tetapkan,” kata Mike, Rabu (10/2).

Baca Juga  Positif Covid-19 Kabupaten Bogor Tembus 19.549 Kasus, Bupati : Paling Banyak Tertular di Daerah Perbatasan DKI Jakarta

Untuk mempercepat vaksinasi, Dinkes mendistribusikan vaksin tersebut ke 136 fasyankes. Jumlah fasyankes tersebut sudah mengalami penambahan dari semula yang hanya 121 fasyankes.

“Semula itu ada 121 fasyankes, tapi sekarang kami tambah menjadi 136 fasyankes untuk mempercepat proses proses pendistribusian. Terdiri dari 101 puskesmas, 4 RSUD, RS PG, RS AU, 7 klinik dan 15 rumah sakit swasta,” ungkapnya.

Dengan kondisi seperti ini, Mike yakin vaksinasi Covid-19 ini bisa selesai lebih cepat dari jadwal yang sudah ditetapkan.

“Kalau di jadwal awal, vaksin ini selesai di April nanti. Tapi semoga saja bisa lebih cepat. Semoga di akhir Februari ini bisa selesai program vaksinasi untuk nakes,” harap Mike.

Baca Juga  ADA Swalayan Ditutup, Ada Karyawan Positif Covid-19?

Meski sudah mengikuti vaksinasi, ia meminta para tenaga kesehatan tetap menjaga protokol kesehatan.

“Saat divaksinasi, di dalam tubuh kita ada virus yang dilemahkan, dengan harapan akan membentuk antibodi. Tapi tetap saja protokol kesehatan harus dijaga. Jadi harus lebih dijaga lagi walau sudah divaksin sampai setelah vaksin ke dua nanti,” pintanya. (ogi/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.