Dua Hari Ganjil Genap di Kota Bogor, Bima Arya : Berkurang Delapan Ribu Kendaraan

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya. (Foto; ist)

METROPOLITAN.id – Penerapan ganjil-genap di Kota Bogor memasuki hari kedua. Wali kota Bogor, Bima Arya mengklaim bahwa data menunjukkan penerapan kebijakan ini berdampak pada berkurangnya 8.000 kendaraan yang masuk ke Kota Bogor dari Tol Jagorawi, Baranangsiang.

“Jika dibandingkan data minggu lalu, terjadi pengurangan sekitar 8.000 kendaraan,” kata Bima Arya kepada awak media saat memantau titik pemeriksaan di Gerbang Tol Jagorawi, Baranangsiang, Minggu (7/2).

Dari data yang dia punya, terdapat 29.442 kendaraan yang melintas keluar dari gerbang Tol Bogor Baranangsiang pada rentang waktu sejak 30 Januari pukul 06:00 WIB hingga 31 Januari pukul 06.00 WIB pada 31 Januari

Sedangkan bila dibandingkan pada dua hari terakhir penerapan ganjil genap atau 6-7 Februari, tercatat hanya 21.360 kendaraan yang melintas di gerbang Tol Bogor Baranangsiang.

Baca Juga  Dampak Zona Merah, Pawai CGM 2021 'Libur' Dulu

“Jadi dua hari ini Kota Bogor lebih lengang sekitar 50 sampai 60 persen. Nantinya kita lihat minggu depan, apakah pengurangan mobilitas ada dampaknya bagi tren covid-19 di Kota Bogor,” jelas Bima Arya.

Lebih lanjut, kata dia, yang perlu diwaspadai adalah adanya libur panjang perayaan Imlek pada pekan depan.

Ia mengatakan mulai besok (8/2), evaluasi dan pemantapan progam ganjil genap ini akan dilakukan untuk memastikan apakah pengurangan mobilitas berpengaruh terhadap tren Covid-19 Kota Bogor.

“Minggu depan kan long weekend, kita akan maksimalkan lagi pelaksanaannya, sosialisasinya, setelah itu kita lihat datanya. Kalau misalnya data menunjukkan korelasinya, sangat mungkin kita lanjutkan selama pandemi Covid-19,” pungkas Bima Arya.(dil/a/ryn)

Baca Juga  Polemik 15 Tahun GKI Yasmin Selesai di Tangan Bima Arya, Ceu Atty Bilang Begini

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.