FPI Tantang Polisi Usut Kerumunan Presiden Jokowi Seperti Kasus Habib Rizieq

by -198 views
Tangkapan layar video yang memperlihatkan Presiden Jokowi di tengah kerumunan saat kunker di Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (23/2).

METROPOLITAN.id – Kunjungam kerja (kunker) Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat sorotan dari Front Persaudaraan Islam (FPI) karena disebut menimbulkan kerumunan. FPI meminta Polri bertindak tegas atas pelanggaran protokol kesehatan tersebut sama seperti kasus kerumunan Habib Rizieq.

Pentolan FPI, Munarman menilai kerumunan tersebut sudah memenuhi unsur pelanggaran Pasal 160 KUHP. Sebab, di kunker tersebut, Presiden Jokowi membagikan bingkisan untuk warga. Sehingga warga yang tertarik untuk berdatangan.

“Jangan lupa ada pemberian hadiah dalam kegiatan tersebut yang merupakan unsur penghasutan untuk massa hadir dalam kerumunan yang adalah pelanggaran prokes,” ujar Munarman seperti dikutip dari JawaPos.com, Rabu (24/2)

Menurutnya, kerumunan yang ditimbulkan Presiden Jokowi harus diperlakukan sama dengan kasus Habib Rizieq. Habib Rizieq juga diketahui dikenakan pasal 160 KUHP atas kerumunan di Petamburan.

“Silakan aparat penegak hukum saatnya berlaku sama dengan apa yang terjadi pada HRS (Habib Rizieq Shihab), monggo. Rakyat Indonesia menunggu keadilan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga  Jokowi : Makanan Bergizi Bagi Anak Sangat Penting

Sebelumnya, beredar video berdurasi 30 detik yang memperlihatkan masyarakat berkerumun saat Presiden Jokowi tiba di Maumere, Sikka, NTT, pada Selasa (23/2).

Dalam video tersebut, tampak Presiden Jokowi ada di dalam mobil, sementara banyak masyarakat yang mengerubungi mobil yang ditumpangi kepala negara itu. Bahkan Jokowi juga tampak melemparkan sebuah bingkisan ke masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya masyarakat saat itu sudah menanti kedatangan kepala negara.

“Benar itu video di Maumere. Setibanya di Maumere, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bendungan Napun Gete. Saat dalam perjalanan, masyarakat sudah menunggu rangkaian di pinggir jalan, saat rangkaian melambat masyarakat maju ke tengah jalan sehingga membuat iring-iringan berhenti,” ujar Bey kepada wartawan, Selasa (23/2).

Baca Juga  "Kita Harus Berjuang Keras Menangkan Jokowi Periode Kedua" Ucap Novanto

Bey menambahkan Presiden Jokowi dalam menyapa masyarakat tersebut juga sudah mengingatkan kepada masyarakat yang berkumpul untuk mematuhi protokol kesehatan. (JawaPos.com/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *