Jalan Paledang dan Jalan Pahlawan Bogor Terdampak Proyek Rel Ganda, Jalur Angkot Bakal Direkayasa

by -365 views
Situasi Jalan Pahlawan-Jembatan Empang yang ditutup dampak proyek rel ganda menyebabkan penumpukan kendaraan. (Rivaldy-Magang/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor memastikan moda transportasi angkutan kota (angkot) yang melintas di Jalan Paledang dan Jalan Pahlawan tetap beroperasi seperti biasa. Meskipun dua ruas jalan tersebut sedang terganggu akibat dampak dari pembangunan rel ganda atau double track.

Hal itu diungkapkan Kepala Dishub Kota Bogor Eko Prabowo. Menurutnya, meskipun ada penutupan dan rekayasa lalu lintas dengan jembatan darurat atau jalur di samping jalan utama yang akan dibangun, angkot yang melintas pada dua jalan itu tetap beroperasi seperti biasa.

Misalnya angkot 02 dan 14 jurusan Sukasari-Bubulak, atau angkot yang biasa melintasi Jalan Pahlawan-Empang, tetap bisa melintas seperti biasa. Begitu pula di Jalan Paledang, angkot yang biasa lewat pun tetap boleh melintas di jembatan darurat.

Baca Juga  Okupansi Pasien Covid-19 Makin Sesak, Nakes RSUD Kota Bogor Bertumbangan

“Masih bisa, kan melalui jembatan darurat yang dibuat pihak kontraktor,” katanya kepada Metropolitan.id, Rabu (24/2).

Namun, mantan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dishub) Kota Bogor itu menegaskan bahwa rekayasan lalu lintas terhadap operasional angkot bisa saja terjadi jika terjadi kepadatan pada dua ruas jalan tersebut dan terjadi krodit. Kebijakan itu dilakukan dengan sifat insidental saja.

“Bisa, ya insindetil saja di lapangan. Kita lihat volume lalu lintasnya. Kalau padat banget, ya akan ada rekayasa lalin. Dengan tujuan untuk memecah krodit dan arus lalu lintas. Jadi bisa rekayasa lalin-nya dialihkan ke jalan lain,” tukas Danjen, sapaan karibnya.

Situasi jembatan Jalan Pahlawan Kota Bogor yang ditutup dampak pembangunan rel ganda. (Foto:Rivaldy-Magang/Metropolitan)

Diketahui, kepolisan bersama petugas mengalihkan arus lalu lintas di dua titik jalan mulai Rabu (24/2) hingga enam bulan ke depan. Yakni Jalan Raya Pahlawan arah Empang dan sebaliknya, serta ruas Jalan Raya Paledang. Dampak dari pembangunan jalur rel ganda atau double track.

Baca Juga  Ade Yasin Cari Pendamping Lelaki Asli Bogor

Selain mengalihkan arus, petugas sudah menyiapkan jembatan sementara atau jembatan bailey untuk kedua jalur tersebut. kendaraan besar seperti bus dan truk tronton tidak bisa melewati kedua jalur tersebut. Baik di Jalan Pahlawan maupun di Jalan Paledang.

Petugas menempatkan alat pengukur kendaraan di dekat Jalan Pahlawan, tepatnya di Simpang Bogor Nirwana Residence (BNR) agar tidak ada kendaraan besar yang bisa menerobos.

“Yang bisa melintas di jalur empang adalah kendaran umum. Kecuali kendaraan tronton atau besar sehingga tidak bisa memasuki jalur seputaran Empang,” tegas Kanit Turjawali Polresta Bogor Kota, AKP Budi Suratman.

Sama halnya dengan dengan Jalan Paledang, petugas akan ditempatkan di Pertigaan Bank BNI. Sehingga, kendaraan yang bisa memasuki Jalan Paledang hanya kendaraan umum dan kendaraan pribadi, kecuali kendaraan besar. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *