Kota Bogor Ajukan Pinjaman PEN, Pusat Cuma Setujui Proyek Surken

by -
Suasana salah satu gang yang ada di kawasan Suryakencana, yang bakal kembali ditata menggunakan dana pinjaman pemerintah pusat. (Foto:Arie-Magang/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kini hanya bisa gigit jari. Sebab pengajuan pinjaman lunak program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diajukan kepada pemerintah pusat, tidak seluruh pekerjaan yang diajukan disetujui.

Dari empat proyek yang diajukan, hanya ada satu proyek saja yang disetujui, yakni penataan Kawasan Suryakencana (Surken). Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah.

“Pengajuan PEN sudah disetujui oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), hanya (proyek) Surken saja yang disetujui,” katanya kepada Metropolitan.id, Kamis (4/2).

Sedangkan pengajuan untuk tiga pekerjaan, yakni revitalisasi Jembatan Otista, revitalisasi Jembatan Sempur dan pembangunan dua gedung di RSUD Kota Bogor, tidak disetujui lantaran persyaratan yang tidak lengkap.

Baca Juga  Golkar Tak Tertarik Usung Tengku Erry Mengapa?

Ketiga proyek tersebut diketahui merupakan proyek pembangunan tahun berkelanjutan atau multi years,sehingga perlu ada persetujuan dari DPRD Kota Bogor.

“Kalau jembatan (Otista dan Sempur) dan RSUD itu kan dua tahun, jadi harus ada persetujuan dari DPRD. Kita akan komunikasi dengan DPRD, tapi juga perlu dikomunikasikan dengan Kemenkeu, jadi belum lah. Tapi Surken dulu dijalankan karena persyaratan sudah lengkap,” tandasnya.

Sekadar diketahui, Pemkot Bogor mengajukan pinjaman ke pemerintah pusat sebesar Rp494,5 miliar.

Pengajuan anggaran meliputi pembangunan dua blok RSUD Kota Bogor senilai Rp255 miliar, pembangunan jembatan Otista senilai Rp120 miliar dan pembangunan jembatan Sempur Rp75 miliar serta pengembangan kawasan Suryakencana dengan nilai pengajuan Rp30 miliar.(dil/b/ryn)

Baca Juga  Segera Panggil Enam Orang Calon Kadis, Bima Arya Minta Visi Misi Tiga Tahun Kedepan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *