Nyaris Bercerai Gara-gara Tetangga (2)

by -

Nyaris Bercerai Gara-gara Tetangga (2)

Tetapi sepertinya kok yang kami rasakan seperti memanfaatkan. Se­tiap mobil tidak dipakai kerja, sela­lu aja ada alasan untuk memakai dan suami tidak bisa bilang ”tidak”. Aku juga heran dan hanya ngedumel di belakang. Suami yang biasanya tidak enakan hati, untuk sekadar numpang membonceng orang saja tidak nyaman karena merasa mere­potkan orang lain, kok bisa-bisanya melepaskan kunci mobil semaunya?

Saya pun sebagai istri kalau tidak keterlaluan juga tidak protes.

Boleh lha pinjem sesekali dan itu­pun urgent. Sampai pernah keja­dian, suami mau masuk kerja eh itu mobil belum datang dan akhirnya suami lebih mengalah naik angkot.

Sudah dibuat kesal begitu, tetapi anehnya aku pun hanya bisa meng­gerundel di belakang.

Akhirnya malah kita yang ribut berdua tanpa berani protes ke te­tangga itu.

Masalah yang lain aku perhatikan, suami juga harus mengeluarkan dana untuk menyokong kegiatan. Karena sebagai anggota, mau tidak mau harus ikut bertanggung jawab. Di sini keributan bertambah lagi.

Bersambung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *