Pejabat Pemkot Bogor Dirombak, Bima Arya Biarkan Dua Kursi Kepala Dinas Kosong

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya melantik pejabat Pemkot Bogor, Jumat (26/2). (Foto : Prokompim Kota Bogor)

METROPOLITAN.id – Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan perombakan terhadap susunan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, mulai dari kepala SKPD hingga lurah-lurah, Jumat (26/2).

Tercatat ada empat orang pejabat eselon IIB dan 284 pejabat eselon III dan IV yang dirotasi oleh Bima Arya pada awal 2021 ini. Namun, Bima Arya rupanya membiarkan dua kursi kepada dinas kosong tanpa pimpinan.

Empat orang pejabat eselon IIB yang dirotasi diantaranya adalah, Hanafi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Disdik). Sedangkan, Fahrudin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Disdik, diamanahkan tugas kepala Dinas Sosial (Dinsos).

Baca Juga  Bos Perumda PPJ Bogor Rombak Susunan Kepala Pasar, Ini Nama-Namanya

Selain itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Deni Susanto dipindah ke kursi Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Lalu Anggraeny Iswara yang sebelumnya menjabat Kepala Dinsos kini menjabat sebagai Staf Ahli bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

Sehingga, dua kursi kepala SKPD, yakni kepala Bappeda dan kepala Disperumkim dibiarkan kosong.

Dalam pelantikan yang digelar di Setu Kirey, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal itu, Bima Arya berpesan kepada para pejabat yang dilantik agar tetap memberikan pelayanan secara maksimal ditengah situasi pandemi yang tidak mudah.

“ini adalah tentang pelayanan dan kemanusiaan di masa pandemi yang luar biasa berat semua yang kita lakukan adalah untuk melayanai warga dan memperjuangkan kemanusian,” kata Bima.

Baca Juga  Covid-19 di Kota Bogor Nyaris Tembus 10 Ribu Kasus, Bima Arya : Sistem Lemah, Warga Abai

Bima Arya pun punya pesan khusus kepada kepala Disdik yang baru, Hanafi, agar ada inovasi dan kreasi didalam dunia pendidikan ditengah situasi pandemi ini.

“Anak-anak kita harus tetap mendapatkan pendidikan yang baik dan layak,” kata Bima.

Sedangkan untuk kepala Dinsos yang baru Fahrudin, Bima meminta agar hak warga yang mendapatkan bantuan sosial bisa terjamin ditengah situasi pandemi yang tidak berkesudahan ini.

“Tolong data terus di rapihkan, kemarin kita bicara cukup panjang dengan mensos yang insya Allah dalam waktu tidak lama lagi akan mengumumkan pendataan yang lebih update yang lebih transparan,” pungkasnya.(dil/c/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.