Rombongan Moge Bebas Ganjil Genap di Bogor, Lolos Rapid Antigen di Puncak

by -
Rombongan moge saat melintas di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jumat (12/2).

METROPOLITAN.id – Rombongan pengendara motor gede (moge) bebas ganjil genap di Kota Bogor. Di Puncak, mereka juga lolos alias tak diberhentikan saat pemeriksaan hasil rapid test antigen di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor.

Kondisi tersebut terjadi pada Jumat (12/2) pagi. Pantauan Metropolitan.id sekitar pukul 08.30 di Simpang Lotte Mart Jalan KH Abdulah Bin Nuh, Kota Bogor, rombongan moge ini bebas melanggeng di jalanan tanpa diminta putar arah.

Padahal saat itu, di lokasi checkpoint banyak petugas yang sedang berjaga.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sedang menerapkan kebijakan ganjil genap untuk membatasi kegiatan masyarakat demi menekan penyebaran Covid-19. Pada Jumat ini, giliran kendaraan bernomor polisi genap yang boleh melintas.

Namun, beberapa moge yang berplat ganjil nampak dibiarkan begitu saja. Sementara kendaraan lain yang berplat ganjil diminta putar arah.

Baca Juga  8.786 Siswa Kota Bogor Dijatah Wifi Publik Gratis

Kondisi ini membuat pengendara lain heran, salah satunya Fikri. Fikri yang saat itu melintas di lokasi diminta putar arah karena kendaraannya berplat ganjil. Sementara di depan matanya, moge dengan plat ganjil bebas melintas.

“Saya bingung pas moge kok dikasih lewat, saya lihat ada beberapa yang pakai plat ganjil di depan saya. Giliran saya langsung diminta putar arah. Kok kebijakannya seperti nggak jelas gini ya,” kata Fikri saat ditemui di lokasi.

Video rombongan moge ini juga tersebar di aplikasi pesan WhatsApp dengan latar jalan di sekitar Tugu Kujang, Kota Bogor. Beberapa moge dengan plat ganjil nampak bisa melewati jalan utama.

Kepala Dishub Kota Bogor Eko Prabowo belum memberi jawaban saat dikonfirmasi hingga berita ini dilansir.

Baca Juga  Pramuka, Ekskul Yang Memiliki Undang-Undang

Sementara Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Dody Wahyudin mengaku akan mengecek kabar tersebut.

“Harusnya semua diperiksa, sudah saya telepon tadi penanggung jawab dari Dishub,” ungkapnya.

Tangkapan layar video rombongan moge yang melintas di Sekitaran Tugu Kujang, Kota Bogor, Jumat (12/2). (Ist)

Kondisi serupa juga nampak di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor arah ke Puncak Bogor. Rombongan moge bebas melintas tanpa diberhentikan petugas.

Padahal saat itu, petugas tengah melakukan pemeriksaan bagi kendaraan yang menuju kawasan Puncak. Satu per satu kendaraan diberhentikan, kecuali rombongan moge.

Mereka yang akan menuju kawasan Puncak wajib menunjukan hasil tes Covid-19 seperti rapid antigen. Kebijakan ini berlaku hari ini yang bertepatan dengan libur Imlek dan selama akhir pekan.

Kebijakan tersebut juga diambil mengingat Kabupaten Bogor sedang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro sesuai Keputusan Bupati (Kepbup) Bogor nomor 443/141/Kpts/Per-UU/2021 yang di dalamnya terdapat sembilan poin.

Baca Juga  Soal Mobilitas Libur Nataru di Kota Bogor Diperketat: Bima Arya Berlakukan Ganjil Genap, Kapolresta Tunggu Arahan Pusat

Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin menanggapi lolosnya moge dari pemeriksan petugas. Perempuan yang juga menjabat Bupati Bogor ini mengaku jika mereka lolos pemeriksaan di Simpang Gadog, masih ada pos pemeriksaan selanjutnya.

“Kalaupun lolos dari sini (Sumpang Gadog), di Taman Safari juga kan ada pemeriksaan,” ungkap Ade Yasin saat meninjau penyekatan di Simpang Gadog, Jumat (12/2).

Menurutnya, PPKM diterapkan secara ketat di Jalur Puncak selama libur panjang Hari Raya Imlek. Tujuannya, memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Pengetatan PPKM juga dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Bogor serta mencegah terjadinya kerumunan tempat wisata kawasan Puncak,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.