Sering Bikin Krodit, Flyover Kebonpedes Bogor Jadi Prioritas dalam Musrenbang

by -

METROPOLITAN.id – Kecamatan Tanahsareal menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tanahsareal tahun 2021, Senin (15/2/2021). Musrenbang yang digelar virtual itu dibuka langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Camat Tanah Sareal, Sahib Khan mengatakan, sesuai arahan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, setiap kelurahan harus mengusulkan tiga program prioritas dalam 4 bidang. Yaitu bidang pemerintahan, sosial budaya, ekonomi dan fisik.

Masing-masing kelurahan pum harus ada satu untuk program Benah kampung, dimana lokasi itu dipilih yang betul-betul untuk mengembangkan warga disekitar.

“Mungkin dengan berbagai kategori, seperti yang banyak warga DTKS-nya, infrastrukturnya yang kurang mendukung dan banyak permasalahan sosial,” katanya.

 

Pihaknya juga melihat beberapa usulan-usulan yang muncul pada musrenbang tahun sebelumnya.

Baca Juga  Bogor Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-58

Tak kurang lima poin yang diajukan kembali di musrenbang kali ini. Pertama pembangunan flyover pintu kereta api Kebonpedes. Kedua relokasi kantor Kecamatan Tanahsareal. Ketiga pembangunan kantor Kelurahan Kedungwaringin dan Kayumanis. Keempat perluasan Puskesmas Pondokrumput dan kelima relokasi Kelurahan Kencana.

“Kita harapakan pada saat musrenbang tingkat kota,pembangunan flyover Kebonpedes jadi prioritas utama. Sebab pada jam-jam padat di pintu kereta Kebonpedes sering terjadi antrean kendaraan,” ujarnya.

Sahib menjelaskan, jika flyover Kebonpedes dibangun, maka kantor Kecamatan Tanahsareal harus direlokasi karena sebagian lahan kantor terkena pembebasan lahan.

“Saat ini lahan yang sudah ready untuk relokasi kantor Kecamatan Tanahsareal ada dua tempat. Pertama di eks wisata sapi Blender di Kelurahan Kebonpedes dan kedua di Kelurahan Mekarwangi, lokasinya dekat Polsek Tanahsareal,” ungkapnya.

Baca Juga  Aksi Kelurahan 'Ngecrek' Bantuan Dikritisi DPRD dan KNPI Bogor

Sementara itu Anggota DPRD Kota Bogor yang mengikuti musrenbang Tanah Sareal, Ahmad Aswandi menuturkan, dirinya akan mendorong lima skala prioritas Kecamatan Tanahsareal yang diusulkan dalam Musrenbang.

“Anggota dewan khususnya dapil Tanasareal pasti akan membantu, memfasilitasi, apa yang bisa kita bantu dengan kewenangan kita di dewan. Kami berkomitmen kalau sudah menjadi skala prioritas hasil musrenbang kecamatan, Insya Allah kita pasti pantau dan bantu untuk realisasi,” kata anggota Fraksi PPP ini.

Pria yang akrab disapa Kiwong ini pun menjelaskan bahwa pembanguanan infrastruktur di wilayah Tanahsareal yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor harus menjadi skala prioritas pembangunan.

Sebab dirinya melihat pembangunan di tengah kota sudah luar biasa.

Baca Juga  Juklak-Juknis Disosialisasikan, Wifi Publik Gratis Segera Diluncurkan,

“Harapan kita di tahun 2022 nanti wali kota sudah merubah bahwa pembangunan infrastruktur itu dimulai dari wilayah perbatasan,” harapnya.

Menurut Kiwong, wilayah Kecamatan Tanahsareal unik, karena termasuk wilayah kota, tapi rasanya masih perkampungan. Terutama wilayah perbatasan seperti Kelurahan Kencana dengan Cilebut, atau Mekarwangi dengan Bojonggede hingga Kayumanis dengan Salabenda.

“Jangan sampai jalan Kabupaten (Bogor) lebih bagus daripada jalan kota (Bogor). Justru kita mencirikan itu di wilayah perbatasan kita harus membangun infrastruktur jalan, agar orang masuk Kota Bogor berfikiran, ‘oh iya bagus jalannya,wajar masuk wilayah kota’,” tutupnya. (ryn)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.