Sudah Ratusan Kendaraan ‘Diusir’, Jalur Puncak Bogor Lengang

by -
Kondisi lalu lintas di Simpang Gadog arah Puncak Bogor terpantau lengang hingga pukul 12.15 WIB, Jumat (12/2). Terjadi penurunan jumlah kendaraan karena Satgas Covid-19 mewajibkan wisatawan yang masuk ke Puncak menunjukan hasil rapid antigen jika tidak ingin diputar-balik. (Foto: Arifin/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Jalur Puncak Bogor di libur Imlek pada Jumat (12/2) siang nampak lengang. Sudah ratusan kendaraan ‘diusir’ atau dipaksa putar-balik lantaran tak bisa menunjukan hasil rapid antigen.

Sejak pagi hari, tim gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor sudah melakukan penyekatan di Simpang Gadog. Kendaraan yang akan menuju kawasan Puncak Bogor diberhentikan satu per satu. Mereka diminta menunjukan hasil rapid antigen sebagai syarat jika ingin berlibur di kawasan berhawa sejuk tersebut

Hingga pukul 10.00 WIB, sudah ada sekitar 250 kendaraan yabg dipaksa putar-balik karena tak mampu menunjukan hasik tes Covid-19

“Yang diputar balik dari tadi pagi ada sekitar 250 kendaraan. Jadi ada tanda khusus yang bawa surat rapid antigen, setelah dicocokan dengan KTP, diberi tanda hijau atau boleh lanjut. Yang tidak bawa hasil rapid balik kanan untuk putar-balik dan diberi tanda warna pink,” kata Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin saat meninjau jalur Puncak, Jumat (12/2).

Baca Juga  AHY Percaya Ingrid Bisa Majukan

Dengan kebijakan wajib menunjukan hasil rapid antigen, perempuan yang juga menjabat Bupati Bogor ini mengklaim jumlah kendaraan yang masuk ke Puncak berkurang drastis.

Biasanya, jumlah kendaraan yang masuk Puncak Bogor saat libur atau akhir pekan bisa mencapai 25.000 kendaraan. Namun saat ini, hanya 5000 kendaraan yang sudah masuk jalur Puncak.

“Pantauan hari ini kendaraan cukup lengang, tidak seperti biasanya yangvpadat. Biasanya setiap Sabtu Minggu dan libur panjang sekitar 25.000 kendaraan yang turun naik. Tapi ketika ada pemeriksaan antigen di masa pandemi ini, tidak lebih 5000 kendaraan yang naik,” terangnya.

Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan yang akan menuju kawasan Puncak Bogor di Simpang Gadog, Jumat (12/2) pagi. Wisatawan yang ingin berlibur diwajibkan membawa hasil rapid tes antigen sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19. (Foto: Sandika/Metropolitan)

Pantauan Metropolitan.id hingga pukul 12.00 WIB, lalu lintas di Jalur Puncak Bogor nampak lancar dan cenderung lengang mulai dari Simpang Gadog hingga Pasar Cisarua. Tak ada kemacetan seperti pada libur-libur sebelumnya.

Baca Juga  Hujan Seharian, Bogor Diselimuti Bencana Longsor, Angin Kencang dan Pohon Tumbang

Kondisi ini juga disebabkan karena pemberlakuan kebijakan wajib menunjukan hasil rapid antigen bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan Puncak Bogor. Kabupaten Bogor sendiri tengah menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro untuk menekan penyebaran Covid-19.

Di Simpang Gadog, banyak kendaraan yang akan menuju Puncak Bogor diputar-balik petugas karena tak mampu menunjukan hasil rapid antigen.

Petugas gabungan dari Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor juga menyisir lokasi-lokasi wisata untuk mengecek protokol kesehatan dan memastikan para wisatawan membawa hasil rapid antigen. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *