770 Guru di Bogor Divaksin Pekan Depan

by -74 views

METROPOLITAN – Pelaks­anaan vaksinasi di Kota Bogor tahap kedua sudah dimulai sejak Senin (1/3). Tak kurang dari 86.143 orang akan dis­untik vaksin Covid-19 kate­gori pelayan publik dan lanjut usia (lansia). Dari jumlah itu, sebanyak 770 tenaga pendidik atau guru di Kota Bogor akan mulai divaksin mulai pekan depan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, dr Sri Nowo Retno, mengungkapkan, sasaran penerima vaksin su­dah terdata secara by name dan by address. Hingga pelaks­anaannya, untuk pelayan publik sebanyak 24.954 orang dan lansia 61.189 orang. Se­hingga total jumlah penerima vaksin tahap kedua sebanyak 86.143 orang.

“Sementara lokasi vaksin tahap kedua ini berjumlah 7.730 vial dengan masing-masing 5 ml per vial yang bisa digunakan untuk 9 sam­pai 10 dosis. Berbeda dengan vaksinasi tahap satu yakni 1 vial untuk 1 dosis,” katanya.

Baca Juga  Halaman SDN Bantarkemang 6 Sudah Bagus

Ia menambahkan, berarti dari 7.730 vial dengan IP vak­sin sembilan dosis, ada 69.570 dosis atau untuk 34.785 sasa­ran. Sebab, satu orang akan mendapatkan dua dosis dengan interval pemberian 14 hari untuk usia di bawah 60 tahun. Sedangkan pene­rima vaksin di atas usia 60 tahun dengan interval 28 hari.

Retno menyebutkan, ada beberapa titik pelaksanaan vaksinasi tahap kedua, di an­taranya di Gedung Puri Be­gawan dengan target 1.500 orang per hari mulai awal Maret hingga sasaran seba­nyak 24 ribu pelayanan publik bisa terlaksana.

Lalu pekan depan ada dua titik vaksinasi. Di antaranya di IPB Convention Center dengan sasaran civitas aka­demik IPB sebanyak 1.300 orang lebih dan SMPN 5 Kota Bogor yang diperkirakan berkapasitas 770 per hari dengan sasaran tenaga pen­didik atau guru.

Baca Juga  Sekolah Tatap Muka, Guru Prioritaskan Penerima Vaksin

Untuk sasaran polri yang akan dilaksanakan di aula Polresta Bogor Kota, Dinkes bekerja sama dengan RS Bhayangkara. Sementara un­tuk sasaran TNI sebanyak 2.148 orang. Dinkes pun akan ber­koordinasi dengan Denke­syah dan Rumah Sakit Salak serta ada beberapa titik lain­nya, seperti Techno Park mau­pun Techno Net IPB.

Data yang ada saat ini masih bergerak, karena masih ada pendataan bagi sasaran lan­sia yang saat ini masih dip­rioritaskan di ibu kota pro­vinsi. Sehingga untuk Kota Bogor belum didapatkan alokasi vaksin, namun tetap dilakukan pendataan. “Sete­lah sasaran pelayan publik, vaksinasi akan dilanjut dengan lansia,” bebernya.

Pelaksanaan vaksinasi di­mulai dari Maret hingga April, namun akan dioptimalkan dalam 30 hari, mengingat pada 12 April memasuki Ra­madan. Strategi percepatan capaian vaksinasi tersebut, di antaranya dengan vaksinasi massal, berbasis fasilitas kese­hatan dan mobile vaksinasi atau on the spot.

Baca Juga  PMII Sebut Kualitas Pendidikan Masih Buruk

“Ketiga strategi ini diharap­kan bisa terlaksana dan mem­percepat akselerasi dalam pencapaian vaksinasi tahap kedua. Tim yang bertugas melibatkan seluruh tim rumah sakit, puskesmas dan Dinkes Kota Bogor. Jadi hari ini ada 24 tim terdiri dari dokter, pe­rawat, bidan dan tenaga ad­ministrasi,” tuntas Retno. (ryn/ rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *