Bioskop, Tempat Wisata hingga Panti Pijat di Bogor Boleh Buka Lagi

by -

METROPOLITAN.id – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Bogor kembali diperpanjang selama dua pekan ke depan hingga 22 Maret 2011. Meski demikian, sejumlah kelonggaran diberikan seperti bioskop, tempat wisata hingga panti pijat yang diperbolehkan kembali buka.

Meski sejumlah sektor diperbolehkan kembali beroperasi,  syarat utama penerapan protokol kesehatan dan pembatasan kapasitas pengunjung tetap harus diterapkan.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Bogor Nomor: 443/202/Kpts/Per-UU/2021*.

Dalam keputusan tersebut, pembatasan tempat/kerja perkantoran dengan menetapkan work from home (WFH) sebesar 50 persen dan work from office sebesar 50 persen.

Selanjutnya, kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan secara daring/online dan dapat dilakukan uji coba belajar mengajar secara tatap muka/offline.

Sementara sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, serta kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat, tetap dapat beroperasi 100 persen. Dengan syarat, ada pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Baca Juga  Proyek Pedestrian Senilai Rp23,8 Miliar Molor, Warga dan Pedagang Disalahkan

“Untuk kegiatan restoran (makan/minum) di tempat sebesar 50 persen, dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar atau dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran,” kata Bupati Bogor yang juga ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin, Selasa (9/3).

Untuk pembatasan jam operasional pusat perbelanjaan, mall, supermarket atau minimarket sampai dengan pukul 21.00 WIB.

“Kegiatan konstruksi beroperasi 100 persen, tempat ibadah dilaksanakan dengan pengaturan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen, kegiatan di fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya dihentikan sementara, dilakukan pengaturan kapasitas dan jam operasional untuk transportasi umum,” terangnya.

Berikut rincian tersebut yang tertuang dalam lampuran keputusan.

1. Melaksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi sekolah dan pendidikan keagamaan.

2. Pengoperasian Pasar rakyat dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas pasar, jam operasional pukul 04.00 – 16.00 WIB.

3. Pengoperasian Mall/pusat perbelanjaan dengan jumlah pengunjung dibatasi paling banyak 50% (lima puluh persen) dari luas bangunan komersial, jam operasional pukul 10.00 – 21.00 WIB.

4. Pengoperasian Supermarket dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas ruang belanja, jam operasional pukul 10.00 – 21.00 WIB.

Baca Juga  Bima Arya Sentil Luhut Soal PPKM

5. Pengoperasian Minimarket dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas minimarket, jam operasional pukul 08.00 – 21.00 WIB.

6. Hotel/Resort/Cottage/Villa/homestay/penginapan diperbolehkan dengan kapasitas pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas.

7. Pengoperasian Wisata alam, desa wisata beserta fasilitas penunjangnya dan konservasi alam/hewan ex situ dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas dan jam operasional pukul 08.00 – 17.00 WIB.

8. Pengoperasian Wahana permainan di luar ruangan diperbolehkan dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas dan jam operasional pukul 08.00 – 17.00 WIB.

9. Pengoperasian Wahana permainan di dalam ruangan diperbolehkan dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas dan jam operasional pukul 10.00 – 21.00 WIB.

10. Gelanggang renang (kolam renang, waterpark waterboom baik yang berdiri sendiri atau merupakan fasilitas Hote, Resort, Cottage, Villa/ homestay/penginapan dan fasilitas tempat wisata, diperbolehkan dengan kapasitas pengunjung paling banyak 50% dari kapasitas dan jam operasional pukul 10.00 – 17.00 WIB.

Baca Juga  Kampung Terisolir Di Pinggir Ibukota Jakarta

11. Arena bernyanyi baik yang berdiri sendiri atau merupakan fasilitas Hotel, Resort, Cottage, Villa, homestay, penginapan dan fasilitas tempat wisata diperbolehkan dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas dan jam operasional pukul 10.00 – 21.00 WIB.

12. Jasa perawatan tubuh, kecantikan dan sejenisnya (antara lain Panti pijat, refleksi, spa, salon dan barber shop/cukur rambut, terapi) baik yang berdiri sendiri atau merupakan fasilitas Hotel, Resort, Cottage, Villa, homestay, penginapan dan fasilitas tempat wisata diperbolehkan dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% dan jam operasional pukul 10.00 – 21.00 WIB.

13. Gym fitness center diperbolehkan dengan ketentuan:
– Menerapkan protokol kesehatan secara ketat serta melakukan pembersihan peralatan secara rutin dan berkala;
– Kapasitas jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas ruangan; dan
– Jam operasional pukul 06.00 – 21.00 WIB.

14. Penyelenggaraan pelatihan dan turnamen olahraga diperbolehkan dengan ketentuan:
– Menerapkan protokol kesehatan secara ketat; dan
– Dilaksanakan tanpa penonton.

15. Bioskop diperbolehkan dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% dan jam operasional pukul 10.00 – 21.00 WIB. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *