Indocement Gaet KRL SS45 Ajak Daur Ulang Sampah

by -101 views

METROPOLITAN – Mem­peringati Hari Peduli Sam­pah Nasional (HPSN), PT Indocement Tunggal Pra­karsa, Tbk (Indocement) Kompleks Pabrik Citeu­reup, bersama Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Sawargi Sadaya 45 (SS45) melakukan edukasi sam­pah kepada masyarakat.

Melalui webinar yang bertajuk ‘Kelas Daur Ulang’, Indocement mengangkat program pengelolaan sam­pah di salah satu desa mitra Indocement, yaitu di Kampung Cigeger, De­sa Citeureup, Kabupaten Bogor. Pengelolaan sam­pah di Kampung Cigeger yang digerakkan KRL SS45 merupakan salah satu program unggulan Indo­cement dalam hal perber­dayaan berkelanjutan.

Dengan menghadirkan narasumber berkompeten, materi edukasi pengelo­laan sampah yang dibahas dalam webinar tersebut antara lain, pengantar peraturan perundang-undangan pengelolaan lingkungan dan juga prak­tiknya di lapangan. Se­perti teknik penanganan limbah lingkungan mela­lui Bank Sampah, teknik pembuatan kompos skala rumah tangga dan daur ulang sampah non organik hingga strategi penjualan hasil pengolahan limbah.

Baca Juga  Ratusan Pelajar Dicerahkan

Peserta webinar juga diajak untuk tur secara virtual ke area Unit Peng­elolaan Kebersihan (UPK) SS45 dan kebun anggur di KRL SS45. Dengan demikian peserta dapat melihat via daring bagaimana praktek pengelolaan sampah yang telah dilakukan di UPK SS45 dan juga hasil budidaya anggur yang dikembangkan KRL SS45.

Peserta sendiri berasal dari berbagai kalangan dan tingkatan umur. Mulai dari masyarakat umum, pelajar, karang taruna, serta pemerhati ataupun praktisi yang peduli ter­hadap lingkungan yang diseleksi secara terbatas (20 peserta setiap sesi).

“Indocement sangat men­dukung kegiatan ling­kungan yang ada di desa mitra. Agar dapat men­ciptakan lingkungan yang bersih dari sampah ten­tunya butuh kerja keras dan partisipasi aktif dari setiap warga,” ujar CSRS Division Manager, Gadang Wardono.

Baca Juga  Serikat dengan Manajemen Indocement Harus Harmonis

Menurut Gadang, perlu dibangun adanya rasa pe­duli dan tanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan masing-masing individu melalui berbagai sosialisasi, salah satunya ‘Kelas Daur Ulang’ yang dilakukan Indocement.

Selain itu, lanjutnya, In­docement mengajak pe­rusahaan lain untuk ke depannya ikut mendukung kegiatan pengelolaan sam­pah yang ada di masyara­kat sekitar. “Sehingga ling­kungan yang bersih dari sampah dapat tercipta dan turut menggerakkan sir­kular ekonomi di masyara­kat setempat,” pungkas Gadang. (yok/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *