Istri Kepala Desa Korban Perampokan Ternyata Sudah Diintai Sejak Masuk Bank, Begini Kronologinya

by -
Polisi menunjukan barang bukti dan 3 pelaku perampokan modus gembos ban di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor saat jumpa pers di Mako Polres Bogor, Rabu (31/3). (Foto: Sandika/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Silfia Maharani, istri Kepala Desa (Kades) Ciangsana, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, menjadi korban perampokan dengan modus gembos ban pada awal Maret lalu. Ternyata, ia sudah diintai pelaku sejak masuk bank saat akan mengambil uang.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, aksi perampokan ini terjadi pada 1 Maret lalu di Jalan Raya Ciangsana, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Korban awalnya melakukan pengambilan uang di salah satu bank di daerah Ciangsana. Ternyata, korban sudah diintai pelaku sejak masuk ke dalam bank dan mengikutinya.

Di dalam bank, pelaku juga memantau mana saja nasabah yang terlihat mengambil uang untuk dijadikan korban.

“Korban jalan kemudian diikuti oleh tersangka. Tersangka ini modusnya sudah dari awal mengikuti korban. Dia masuk ke bank, dia mengawasi, memgecek, mana saja nasabah yang terlihat mengambil uang,” ujar Harun saat konferensi pers di Mako Polres Bogor, Rabu (31/3).

Baca Juga  Jakarta Hari ini Masih Cerah Berawan, Bogor Diprediksi akan Turun Hujan

Setelah mengetahui ada nasabah yang mengambil uang dengan jumlah banyak, pelaku langsung menjadikannya target. Pelaku mengikutinya hingga ke luar bank.

“Setelah melihat nasabah yang mengambil uang yang cukup banyak dia ikuti, korban ini keluar, dia ikuti pelaku,” terangnya.

Di tengah jalan saat membuntuti korban, empat pelaku yang menggunakan sepeda motor melancarkan aksinya dengan menancapkan paku ke ban mobil korban yang sedang melaju.

“Di perjalanan tersangka melakukan aksinya dengan cara menendangkan paku yang sudah dimodifikasi. Sehingga pada saat masuk ke dalam ban mobil bisa langsung keluar anginnya. Dalam waktu kurang lebih 10 menit langsung kempes bannya,” ungkap Harun.

Pada saat ban tersebut kempes, pelaku akan menunggu korbannya turun mengecek kondisi ban. Saat itu lah pelaku melancarkan aksinya dengan menggasak barang berharga milik korban yang ditinggal di dalam mobil.

Baca Juga  4 Kuliner Bakso Di Bogor Yang Wajib Kamu Coba

“Pada saat ban tersebut kempes, di sinilah tersangka melakukan aksinya. Korban saat itu sedang bersama anaknya, ibu kades ini yang nyetir, tas ada di samping kirinya. Saat dia turun (mengecek ban kempes), otomatis pintu tidak terkunci. Saat itulah pelau melakukan aksinya,” bebernya.

Pelaku berhasil membawa kabur satu tas yang berisi uang tunai senilai Rp70 juta, satu buah telpon genggam jenis Samsung S10, jam tangan merk Samsung, buku cek dan identitas diri.

Seminggu kemudian, polisi berhasil menangkap tiga dari empat pelaku di salah satu kontrakan di daerah Cibitung, Bekasi dengan inisial IR (36), is (27) dan BU (35). Sementara satu pelaku lainnya masih buron alias masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Pelakunya ada empat, tiga sudah ditangkap dan satu masih DPO. Ini semua satu komplotan,” ujar Harun.

Baca Juga  Relawan 02 Bikin Spanduk dari Karung Bekas

Harun menjelaskan, keempat pelaku ini memiliki peran masing-masing. Mereka melancarkan aksinya dengan mengendarai dua sepeda motor berboncengan.

Pelaku yang masih buron sendiri bertugas melakukan eksekusi bersama satu temannya yang sudah ditangkap. Mulai dari menancapkan paku ke ban mobil korban hingga mengambil barang berharga dari dalam mobil.

“Jadi pelaku menggunakan dua motor, satu mengawasi dan satu lagi yang mengeksekusi. AN (pelaku buron) dan IR ini yang melaksanakan eksekusi, yang menaruh paku ini ke dalam ban. Kemudian setelah mobil ini berhenti, bannya kempes, IR lah yang mengambil, yang melalukan pencurian di dalam mobil tersebut,” ungkapnya.

Atas kasus tersebut, pelaku dijerat pasal pencurian dengan pemberatan (curat) yaitu Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *