Kang Emil Minta Kepala Daerah di Jabar Siapkan Gedung Pemerintahan Untuk Vaksinasi, Bima Arya Bilang Begini

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya. (Dok. Prokompim Kota Bogor)

METROPOLITAN.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil baru saja merelakan Gedung Pakuan dan Gedung Sate, Kota Bandung, menjadi salah satu fasilitas vaksinasi massal. Ia pun meminta kepala daerah bisa menyiapkan gedung pemerintahan, termasuk rumah dinas, sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 agar cepat mencapai target 150 ribu dosis per hari. Wali Kota Bogor Bima Arya pun merespon permintaan itu dengan wacana menyiapkan hotel dan mal, termasuk gedung pemerintahan untuk melaksanakan vaksinasi masal.

Menurut  Bima Arya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah melakukan pendataan terhadap hotel-hotel dan mal, juga gedung-gedung pemerintahan, untuk dijadikan salah satu tempat pelaksanaan vaksin massal.

“Sekarang ini, kita sedang mendata hotel dan mal, termasuk gedung gedung pmenerintahan (untuk pelaksanaan vaksinasi masal). Minggu ini kita akan finalisasi datanya,” kata Bima Arya kepada awak media di kawasan Rancamaya, Kecamatan Bogor, Rabu (10/3).

Baca Juga  Pemkab Bogor Terima Bantuan Kemanusiaan, Bupati Bilang Serius Tangani Bencana

Namun, sambung dia, tempat-tempat yang didata tersebut haruslah memenuhi standar protokol kesehatan (prokes). Selain itu, harus nyaman karena sebelum divaksin, penerima vaksin akan menunggu terlebih dahulu menunggu giliran. Bima Arya pun percaya diri kebijakan ini bisa menjadi upaya dalam mencapai target vaksinasi sebelum Ramadan.

“Tentunya yang memungkinkan dengan standar protokol kesehatan ya, karena kan ada masa tunggunya. Itu ketika masa obeservasi, harus nyaman itu. Ya jadi kita bergerak cepat lah karena target kita bulan puasa sudah selesai,” tukas Bima Arya.

Pemerintah Provinsi Jabar berkomitmen meminjamkan Gedung Pakuan dan Gedung Sate sebagai tempat pelayanan vaksinasi COVID-19, mulai Rabu (10/3).

Komitmen tersebut diawali dengan pelaksanaan vaksinasi secara massal bagi ulama dan tokoh masyarakat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (10/3).

Baca Juga  Ratusan Warga Gunungsindur Antre Ikuti Vaksinasi Covid-19

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menjelaskan, vaksinasi massal digelar untuk mempercepat proses penyuntikan vaksin dan membentuk kekebalan kelompok. Rencananya, sekitar 101 ulama dan 43 tokoh masyarakat mengikuti vaksinasi massal tersebut.

“Jabar dimulai besok. Tokoh-tokoh Jabar dahulu. Sesepuh semua akan disuntik vaksin di sini (Gedung Pakuan). Setelah itu, Gedung Pakuan akan dijadikan tempat pelayanan vaksinasi,” kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, dikutip dari laman Pikobar, Rabu (10/3).

Selain itu, Kang Emil mendorong kepala daerah di Jabar untuk menjadikan rumah dinas sebagai tempat pelayanan vaksinasi. Hal itu dilakukan sebagai upaya mempercepat vaksinasi COVID-19.

“Kalau Gedung Pakuan dipakai untuk tempat vaksinasi, maka wali kota dan bupati di Jabar dapat melakukan hal yang sama,” ucapnya.

Baca Juga  Menang 53,25 Persen, Rindu Makin Optimis

Kang Emil pun meminta institusi di Jabar yang memiliki gedung besar untuk meminjamkan tempatnya sebagai tempat pelayanan vaksinasi.

“Kami sudah menghitung kecepatan vaksinasi di Jabar. Hari ini vaksinasi masih 22 ribu per hari. Jika target vaksinasi ingin tercapai, kita harus naik ke 150 ribu per hari. Mengandalkan Puskesmas tidak cukup,” tuturnya.

“Maka arahan saya, untuk mengejar 150 ribu penyuntikan vaksin per hari, maka Gedung Pakuan dan Gedung Sate juga akan digunakan sebagai tempat pelayanan vaksinasi,” imbuhnya.

Menurut Kang Emil, selain menghitung ketersediaan vaksin COVID-19, skema percepatan vaksinasi harus disusun. Salah satunya dengan memanfaatkan gedung-gedung besar. Pada tahap II vaksinasi, jumlah sasaran vaksinasi mencapai 6,6 juta orang.  (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *