Kelulusan BCKS Jabar Tertinggi di Indonesia

by -135 views

METROPOLITAN – Seba­nyak 256 Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) SMA, SMK dan SLB 2021 di Jawa Barat lolos seleksi substansi. Dengan total 280 peserta, jumlah pe­serta yang lolos tersebut men­jadi yang tertinggi di Indone­sia, yakni sebesar 91,4 persen.

Lead Asesor Lembaga Peng­embangan dan Pemberday­aan Kepala Sekolah (LPPKS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Sutar, menyatakan, dengan jumlah 91,4 persen ini hasil yang luar biasa.

”Sebagai asesor dan penang­gung jawab seleksi, ini hasil terbaik yang kami laporkan,” katanya, seraya menambah­kan, rata-rata persentase kelulusan seleksi substansi berkisar 80-82 persen.

Sutar menilai hasil tersebut mencerminkan kualitas pe­serta. ”Pengalaman mereka di sekolah sangat menentukan. Kebanyakan sudah terlibat membantu kerja wakil ke­pala sekolah. Sehingga saat tes substansi, terutama pada kompetensi kepemimpinan, mereka sudah punya bekal,” tuturnya.

Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar pun, menurut dia, ber­peran dalam proses pengop­timalan potensi para peserta. ”Peserta tidak dibiarkan mela­kukan seleksi, tapi banyak proses dan tahapan yang di­siapkan Disdik Jabar. Seperti menyiapkan seleksi dan ases­men melalui aplikasi Si Cakap (Sistem Informasi Calon Ke­pala Sekolah),” paparnya.

Ia berharap nantinya para peserta mampu menjadi ke­pala sekolah yang kreatif yang tak hanya mengejawantahkan perannya sebagai kepala se­kolah, tapi juga bisa mem­baca peluang dan melayani masyarakat dengan optimal.

”Kepala sekolah bukan ha­nya menjalankan kurikulum, tapi juga harus melayani ma­syarakat. Kepala sekolah ha­rus tahu apa yang diharapkan orang tua peserta didik untuk pendidikan anaknya. Kon­disi tersebut tentu berbeda-beda di tiap daerah,” ungkap­nya.

Sementara itu, Kepala Lem­baga Penyelenggara Diklat (LPD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Seleksi Substansi Calon Ke­pala Sekolah, Udin Syaefufdin Saud, menjelaskan, penyel­enggaraan seleksi substansi sangat memperhatikan kua­litas. Sehingga jumlah yang lolos itu memang benar-benar memiliki kualitas mumpuni sebagai calon kepala sekolah. ”Disdik Jabar tidak hanya mengirim calon kepala seko­lah, tapi juga membekali ke­mampuan berpikirnya,” tu­turnya.

Seleksi substansi ini, kata Udin, merupakan tahap la­njutan proses seleksi calon kepala sekolah. Tahap per­tama adalah seleksi adminis­trasi dan tahap ketiga pelati­han. Pada tahap ini peserta akan mengikuti dua tes se­leksi, yaitu tes tulis dan wa­wancara.

”Seleksi ini adalah proses memotret kapasitas kepemim­pinan calon kepala sekolah. Sebab, nanti tugas pokoknya adalah memimpin dan me­ningkatkan mutu pendidikan di Jabar khususnya dan na­sional secara umum,” tandas­nya.(*/rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *