Ojol di Bogor Mulai Disuntik Vaksin

by -
Dok. Prokompim Kota Bogor

METROPOLITAN.id – Vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor mulai menyasar pada guru, tenaga pendidi, dosen hingga ojek online (ojol). Vaksinasi masih berjalan hingga April nanti, di dua tempat. yakni di Puri Begawan dan IICC Botani Square.

“(Sebetulnya) kita mulai vaksinasi dari Januari, untuk ketenaga kesehatan sampai dengan Februari. Kemudian awal Maret untuk pelayan publik dan terus berlajan sampai pertengahan bulan April, sebelum menjelang Ramadan,” kata Kasi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Erni Juniati saat ditemui Metropolitan.id, Selasa (9/3).

Erni menambahkan, pemberian vaksin ini berjalan berjenjang dari tingkat guru, dosen, ojol dan kategori masyarakat lainnya. Kemudian, untuk saat ini vaksinasi Covid-19 diberikan pada tenaga pendidikan tingkat sekolah menengah dan pendidikan tinggi.

Baca Juga  Anggarannya Tahun Lalu Idealnya Sudah Selesai

“Vaksinasi ini diberikan untuk macam-macam masyarakat, mulai dari ketenaga kesehatan, guru, dosen, dan pelayanan publik. Termasuk ojol,” katanya.

Salah satu driver Gojek, Bayu Agustina (40) mengatakan, vaksin pertamanya hari ini berjalan lancar, para petugas sangat kooperatif sehingga ia tidak mengalami kesulitan dan jika tidak tahu maka akan diarahkan.

“Setelah di vaksin saya jadi lebih tenang dan tidak khawatir lagi untuk bekerja, karena setiap hari interaksi dengan penumpang,” terangnya.

Warga Laladon ini menuturkan, ia daftar vaksinasi melalui link dari website kota Bogor dan mendapatkan jadwalnya melalui SMS. Ia berharap setelah mengikuti vaksinasi kasus positif Covid-19 di Kota Bogor semakin turun, Pandemi Covid-19 segera hilang dan ekonomi bisa kembali pulih.

Baca Juga  Duh, Pengunjung mal BTM Membludak di Tengah Kebijakan Ganjil Genap di Bogor

“Saya sangat apresiasi dengan vaksinasi massal ini, untuk teman-teman saya yang masih takut harusnya jangan takut karena vaksin untuk kebaikan bersama, bukan hanya untuk orang-orang tertentu tapi untuk semua masyarakat agar pandemi cepat selesai,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu driver Grab Teza Adisaka (25) mengatakan, saat pemeriksaan kesehatan, semua tensi dan kesehatan normal hanya saya setelah di vaksin dan menunggu 30 menit untuk observasi, ia sedikit merasa pegal dan mengantuk.

Teza sengaja mendaftar vaksin agar tetap sehat karena selama Pandemi Covid-19 ia tetap bekerja mengantar penumpang dan berharap Covid-19 segera hilang.

“Semoga semua bisa divaksin dan kembali normal lagi, saya apresiasi pemerintah yang sudah memberikan vaksin untuk ojol,” katanya. (cr2/c/ryn)

Baca Juga  Jadi Tuan Rumah, Perbesar Peluang Juara

Sementara itu, SaSaat bertemu Hasan pengendara ojol ini berada di depan gedung puri bengawan mengaku, untuk ojol sendiri memang mendapatkan info langsung dari kantor gojek tempat ia bekerja untuk melakukan vaksinasi.

“Iya, memang dari semua ojol mendapatkan info untuk melakukan vaksinasi,” kata Hasan, Selasa (9/3).

Dan untuk ojol sendri belum mendapatkan info pasti kapan akan melakukan vaksinasi, dikarenakan belum mendapatkan kepastian dari kantor gojek.

“Buat ojol sendri belum dapet kapan kepastiannya, karena belum dikasih tau kapan tanggal-tanggalnya buat vaksin, cuma baru isi data-data aja yang disuruh oleh kantor, seperti isi data diri, KTP, SIM. Ya mungkin bertahap kali,” tambahnya Hasan. (cr2/c/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *