Perbaikan Longsor Jalan Bomang cuma Pakai Bambu

by -104 views

METROPOLITAN – Perbai­kan longsor Jalan Bojongge­de-Kemang (Bomang) di Kampung Jampang, Desa Jampang, Kecamatan Ke­mang, telah selesai dikerja­kan, kemarin. Perbaikan longsor di proyek jalan yang nilainya cukup fantastis itu masih tanggung jawab pihak pemborong. Namun, nyata­nya perbaikannya hanya menggunakan bambu yang ditaksir per batang Rp10 ribu.

Kepala Desa Jampang Wa­wan Hermawan mengaku kecewa perbaikan Jalan Bo­mang yang ambles hanya ditancap bambu sebagai penahan longsorannya. Pa­dahal di bawah jalan terse­but ada hampir sepuluh rumah warga yang terdam­pak. “Masa perbaikan Jalan Bomang hanya mengguna­kan bambu, yang biasanya itu harganya kalau saya beli Rp10 ribu. Di sana ada nyawa manusia. Kalau ter­jadi longsor, yang disalahkan pasti desa,” kata Wawan.

Baca Juga  Ramai-ramai Selamat dari Longsor

Wawan pun meminta pihak penyedia atau kontraktor tidak asal dalam perbaikan jalan yang minggu kemarin ambles. Sebab, saat ini mu­sim hujan masih terus ter­jadi dan dikhawatirkan ter­jadi longsor susulan.

“Kami mohon kepada pihak-pihak terkait untuk meny­elesaikan pembangunan turap yang saat ini menjadi kekhawatiran masyarakat. Ada sepuluh warga yang memang kena imbas longs­oran tersebut,” ujarnya ke­pada Metropolitan.

Ia menambahkan, pemerin­tah desa berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bo­gor atau pihak pihak terkait untuk melakukan perbaikan yang maksimal dengan dila­kukan turap.

“Kami berharap jangan sampai hal yang tidak diing­inkan terjadi. Ada kemun­gkinan tanah ini tidak ada kekuatan karena saat ini jalan tersebut sudah banyak dilalui masyarakat, baik roda dua ataupun empat, kendaraan berat ataupun kendaraan ringan,” katanya.

Baca Juga  Tanah Bergerak Setiap 30 Menit

Warga sekitar, Ratem (54), mengaku khawatir karena perbaikan hanya mengguna­kan bambu. “Kemarin saja ada longsor kecil, karena nggak kuat mungkin. Saya harap diturap. Saya bingung mau ngadu ke siapa karena di sini juga banyak rumah warga. Takut terjadi hujan dan longsor. Kami mohon diturap,” harapnya.

Sebelumnya, pada minggu lalu Jalan Bomang ambles. Pantauan Metropolitan, ter­lihat ada beberapa titik jalan ambles, baik pembangunan Jalan Bomang tahap pertama di Kalisuren maupun pembangunan jalan yang baru dibangun sepekan lalu di Desa Jampang.

Amblesnya bahu Jalan Bo­mang yang berada di RT 02/02 membuat warganya resah. Sebab, bahu jalan jadi lebih tinggi dan bisa berdampak buruk ke sepuluh rumah warga sekitar. (khr/c/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *