Siap-Siap 770 Guru di Kota Bogor Mulai Divaksin Pekan Depan

by -
Kota Bogor mulai melakukan proses vaksinasi tahap kedua yang menyasar pelayan publik dan lansia. (Prokompim Kota Bogor)

METROPOLITAN.id – Pelaksanaan vaksinasi di Kota Bogor tahap kedua sudah dimulai sejak Senin (1/3). Tak kurang dari 86.143 orang akan disuntik vaksin Covid-19 kategori pelayan publik dan lanjut usia (lansia) ini. Dari jumlah itu, 770 tenaga pendidik atau guru di Kota Bogor akan mulai divaksin mulai pekan depan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dr Sri Nowo Retno mengungkapkan, sasaran penerima vaksin sudah terdara secara by name dan by address. Hingga pelaksanaannya, kata dia, untuk pelayan publik sebanyak 24.954 orang dan lansia 61.189 orang. Sehingga total jumlah penerima vaksin tahap kedua sebanyak 86.143 orang.

“Sementara lokasi vaksin tahap kedua ini berjumlah 7.730 vial dengan masing-masing 5 ml per vial, yang bisa digunakan untuk 9 sampai 10 dosis. Berbeda dengan vaksinasi tahap satu yakni 1 vial untuk 1 dosis,” katanya.

Ia menambahkan, berarti dari 7.730 vial dengan IP vaksin sembilan dosis, ada 69.570 dosis atau untuk 34.785 sasaran. Sebab satu orang akan mendapatkan dua dosis dengan interval pemberian 14 hari untuk usia dibawah 60 tahun. Sedangkan penerima vaksin diatas usia 60 tahhn dengan interval 28 hari.

Baca Juga  Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral meledak Saat Jemaat Selesai Ibadah

Retno menyebut, ada beberapa titik pelaksanaan vaksinasi tahap kedua, diantaranya di Gedung Puri Begawan dengan target 1.500 orang per hari, yang dilaksanakan mulai awal Maret hingga sasaran sebanyak 24 ribu pelayanan publik bisa terlaksana.

Lalu pekan depan, ada dua titik vaksinasi. Dintaranya di IPB Convention Centre dengan sasaran civitas akademik IPB sebanyak 1.300 orang lebih dan SMPN 5 Kota Bogor yang diperkirakan berkapasitas 770 per hari dengan sasaran tenaga pendidik atau guru.

Untuk sasaran Polri akan dilaksanakan di Aula Polresta Bogor Kota, Dinkes bekerjasama dengan RS Bhayangkara. Sementara untuk sasaran TNI sebanyak 2.148 orang. Dinkes akan berkoordinasi dengan Denkesyah dan Rumah Sakit Salak serta ada beberapa titik lainnya, seperti Techno Park maupun Techno Net IPB.

Baca Juga  Ada Mayat Diduga Gelandangan di Belakang Pos Polisi Empang

Data yang ada saat, masih bergerak karena masih ada pendataan bagi sasaran lansia, yang saat ini masih diprioritaskan di Ibu Kota provinsi. Sehingga untuk Kota Bogor belum didapatkan alokasi vaksin, namun tetap dilakukan pendataan.

“Setelah sasaran pelayan publik, vaksinasi akan dilanjut dengan lansia,” tukasnya.

Pelaksanaan vaksinasi dimulai dari Maret hingga April, namun akan dioptimalkan dalam 30 hari mengingat pada 12 April memasuki bulan Ramadan.

Strategi percepatan capaian vaksinasi diantaranya dengan vaksinasi massal, berbasis fasilitas kesehatan dan mobile vaksinasi atau on the spot.

“Ketiga strategi ini diharapkan bisa terlaksana dan mempercepat akselerasi dalam pencapaian vaksinasi tahap kedua. Tim yang bertugas melibatkan seluruh tim dari rumah sakit, puskesmas dan Dinkes Kota Bogor. Jadi hari ini ada 24 tim terdiri dari dokter, perawat, bidan dan tenaga administrasi,” tuntas Retno. (ryn) 

Baca Juga  Bela Kiai Ma’ruf, PSI: Buta dan Budek Itu Terdapat Dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah Ayat 18

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *