Simulasi Sekolah Tatap Muka, Ekskul dan Olahraga Masih Belum Boleh Dilakukan, Kantin Juga Tutup

by -
Ilustrasi: Siswa SMA Negeri 2 Cibinong mengikuti simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19, Senin (15/3). Ada 170 sekolah di Kabupaten Bogor yang diizinkan menggelar simulasi PTM. (Arie/MG/Metropolitan)

METROIPOLITAN.id – Simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Bogor dimulai hari ini, Senin (15/3). PTM ini digelar di 170 sekolah mulai dari tingkat SD/MI hingga SMA/MA selama 10 hari ke depan.

Salah satu sekolah yang ditunjuk menggelar simulasi PTM adalah SMA Negeri 2 Cibinong. Simulasi dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga 09.30 WIB.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Cibinong, Eulis Nurhayati mengungkapkan, meski sudah memulai simulasi PTM, pembelajaran olahraga dan ekstrakurikuler (ekskul) belum bisa dilaksanakan.

Tak hanya itu, kantin sekolah pun belum dibuka. Sehingga para siswa dianjurkan untuk membawa bekal sendiri.

“Kami keliling menghimbau siswa agar tetap menjaga jarak, kemudian mengecek apakah membawa makanan atau tidak karena disampaikan sekolah selama masa pandemi Covid-19 ini tidak diperkenankan buka kantin agar tidak ada kerumunan. Pelajaran olahraga pun tidak di lapangan dan ekskul pun masih belum, kecuali pramuka dan itupun secara virtual,” ujar Eulis.

Baca Juga  Siswa SMAN 1 Nanggung Mulai Sekolah Perdana di Tengah Pandemi

BACA JUGA: Begini Suasana Simulasi Sekolah Tatap Muka di SMAN 2 Cibinong

Untuk hari pertama dan besok, PTM di SMA Negeri 2 Cibinong diberikan kepada kelas X dengan total 12 kelas yang terdiri dari 9 kelas jurusan MIPA dan 3 kelas jurusan IPS.

Lalu untuk Rabu dan Kamis, simulasi PTM ditujukan kepada siswa kelas XI. Sementara Jumat dan Senin ditujukan kepada siswa kelas XII.

Dari masing-masing kelas, hanya 18 siswa yang diperbolehkan mengikuti simulasi. Sebab sesuai instruksi, hanya 50 persen dari jumlah siswa yang diperbolehkan masuk kelas.

Para siswa dan tenaga pengajar nampak mengenakan masker. Selain jaga jarak, tiap meja siswa juga diberi sekat transparan.

Baca Juga  Tugu Selamat Datang Bogor Makan Korban, Mobil Tertimpa Reruntuhan Tembok

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Atis Tardiana mengatakan, dari 232 sekolah yang mengajukan uji coba PTM, hanya 170 sekolah yang disetujui menggelar PTM.

“Berdasarkan keputusan bupati juga maka 170 sekolah itu yang diperbolehkan menggelar uji coba PTM,” tandasnya. (dil/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.