Aksi Pelaku Begal HP Penyandang Disabilitas Sudah 2 kali Viral, Berkelompok dan Incar Tempat Sepi

by -
Dok. Humas Polres Bogor

METROPOLITAN.id – Polres Bogor meringkus satu pelaku begal handphone (HP) di Jonggol, Kabupaten Bogor, yang aksinya viral pada pertengahan Maret lalu.

Kapolres Bogor, AKBP Harun mengatakan, para pelaku selalu berkelompok dengan menyasar tempat-tempat sepi setiap melancarkan aksinya.

Sedikitnya, mereka sudah melakukan aksi serupa di empat lokasi si wilayah Gunungputri dan Jonggol, Kabupaten Bogor.

“3 di daerah Gunungputri dan satu lainnya di daerah Jonggol,” ungkapnya.

Selain itu, komplotan ini diketahui pernah melakukan aksi serupa pada 2019 dan juga viral. Saat itu, mereka melakukan perampasan di sebuah rumah makan di daerah Gunungputri

“Untuk itu kita akan lakukan pendalaman terhadap tersangka-tersangka lainnya dalam mengungkap beberapa kejadian yang berada di Polres Bogor ini,” tandas Harun.

Baca Juga  Giliran Komisi B Tolak Transmart

Sebelumnya, tim gabungan dari Polres Bogor dan Polsek Jonggol meringkus 1 pelaku begal handphone (HP) penyandang disabilitas di Jonggol, Kabupaten Bogor, yang aksinya viral pada pertengahan Maret lalu. Namun, masih ada 3 palaku yang masih berkeliaran alias buron dan sedang diburu polisi.

“3 tersangka lainnya hingga saat ini masih dalam tahap pengejaran,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Harun.

Aksil begal HP tersebut terjadi pada dini hari, Jumat (19/3), sekitar pukul 02.30 WIB. Korban T (24) saat itu sedang duduk di depan warung sambil memaikan HP-nya.

Tiba-tiba, datang 4 orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor dan menghampiri korban. Mereka seketika mengancam korban dengan celurit dan merampas 2 HP milik korban.

Polisi pun turun tangan setelah aksi tersebut viral di media sosial karena sempat terekam CCTV di lokasi kejadian.

Dari hasil penyelidikan, didapat informasi bahwa salah satu HP korban yang dirampas berada di salah satu konter HP di wilayah Cipayung, Jakarta Timur. Usut punya usut, HP itu dijual oleh 2 laki-laki yang tak dikenal.

Baca Juga  Lemah Pengawasan, Pasca Dibongkar THM kian Menjamur

Setalah melakukan pengembangan, informasi tersebut menuntun polisi untuk berhasil menangkap satu pelaku berinisial MR. Dari tangan MR, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 HP, 1 unit sepeda motor yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya, 2 boks Hp dan 1 helm.

“Atas perbuatannya, tersangka akan kita kenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Harun, Selasa (13/4). (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *