Asyik, Bulan Puasa Sekarang Boleh Bukber

by -60 views

METROPOLITAN –Pemerintah Pusat telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 03 Tahun 2021 tentang Panduan Pelaksanaan Ibadah Puasa Ramadan dan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. Hal itu rupanya mendapatkan respons dari banyak pihak, tak terkecuali stakeholder di Kabupaten Bogor.

Menyikapi surat edaran tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, KH Mukri Aji, menekankan bahwa dalam pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan, masyarakat harus menomorsatukan protokol kesehatan. Meski beberapa lapisan sudah mendapatkan vaksin, pengetatan protokol kesehatan jangan sampai len­gah.

”Jadi, saya rasa ibadah Ta­rawih dan ibadah lainnya di bulan Ramadan tidak masa­lah dilakukan selama mene­rapkan protokol kesehatan ketat,” katanya kepada Met­ropolitan, Selasa (6/4).

Baca Juga  MARHABAN …YAA… RAMADHAN

Adapun panduan pelaks­anaan ibadah di bulan Rama­dan yang terdiri dari sebelas poin, KH Mukri Aji mema­parkan, untuk poin pertama umat Islam, kecuali bagi yang sakit atau atas alasan syar’i lainnya yang dapat dibenarkan wajib menjalankan ibadah puasa Ramadan sesuai hukum syariah dan tata cara ibadah yang ditentukan agama.

”Kegiatan buka puasa ber­sama bisa dilaksanakan dengan menerapkan protokol kese­hatan ketat, harus mematuhi

pembatasan jumlah keha­diran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta pengurus masjid membersi­hkan area masjid dengan melakukan penyemprotan disinfektan. ”Vaksinasi Co­vid-19 bisa dilakukan di bulan Ramadan yang berpedoman pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2O2l tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 Saat Ber­puasa dan hasll ketetapan fatwa ormas Islam lainnya,” jelasnya. (dil/a/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *