Bima Arya bakal Buka Bukti Chat WA

by -

METROPOLITAN – Sidang lanjutan Habib Rizieq Shihab terkait kasus dugaan men­ghalang-halangi tugas Satgas Covid-19 saat dirawat di RS Ummi Bogor dijadwalkan akan digelar kembali pada Rabu (14/3).

Wali Kota Bogor, Bima Arya, disebut-sebut bakal jadi salah satu saksi yang akan dipang­gil dalam persidangan lanjutan. Meskipun belum ada surat pemanggilan, Bima Arya mengaku siap menghadiri persidangan jika diminta memberikan kesaksian. “Surat pe­manggilannya belum saya terima sampai hari ini. Intinya siap, bila diminta, tentunya saya akan hadir,” kata Bima Arya kepada Metropolitan, Senin (12/4).

Bima Arya tak ingin berpole­mik di media. Ia hanya akan membeberkan apa yang men­jadi tugas dan kewenangan pimpinan daerah dalam pen­cegahan Covid-19 pada kasus ini. Ia pun akan meletakkan semuanya dalam konteks hu­kum.

Baca Juga  Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Kota Bogor

“Kalau nanti diminta mem­perkuat apa yang disaksikan, saya bisa tunjukkan, mulai dari chat WhatsApp (WA), video, surat dan semuanya,” tambahnya.

Sekadar diketahui, Ketua Majelis Hakim Khadwanto dalam sidang lanjutan Rabu (4/4) memerintahkan Jaksa Penuntut Umum menghadir­kan saksi terkait kasus terse­but. Dalam kasus itu, JPU juga menjerat terdakwa lain selain Habib Rizieq yakni me­nantunya yakni Muhammad Hanif Alatas dan Direktur Utama Rumah Sakit UMMI, Kota Bogor dr Andi Tatat, yang dilaporkan Satgas Covid-19 Kota Bogor dengan laporan bernomor LP/650/XI/2020/JBR/Polresta Bogor Kota ter­tanggal 28 November 2020.

Beberapa waktu lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) be­rencana menghadirkan lima saksi dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab, pada 14 April 2021 terkait perkara nomor 225 mengenai kasus tes usap di RS UMMI Bogor.

Baca Juga  Ngaliwet di Bogor, Ternyata Luna Maya Suka Jengkol

Hal tersebut diungkapkan jaksa dalam sidang lanjutan Habib Rizieq, dengan agenda putusan sela oleh majelis ha­kim terhadap eksepsi ter­dakwa dan penasihat hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (7/4).

Meski demikian, jaksa be­lum merinci nama-nama saksi yang rencananya di­hadirkan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Ja­karta Timur pada pekan depan tersebut. Majelis Ha­kim Pengadilan Negeri Ja­karta Timur telah menolak eksepsi atau nota keberatan terdakwa Rizieq Shihab atas dakwaan JPU terkait kasus tes usap di RS UMMI.

”Majelis hakim memerinta­hkan kepada JPU agar mela­njutkan persidangan ini,” kata Ketua Majelis Hakim, Khadwanto dalam persi­dangan. (dil/b/jpnn/ryn/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *