Buntut Jadi Saksi HRS, Bima Arya Diserbu Warganet

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya didampingi Kabag Hukum Alma Wiranta saat menghadiri sidang Habib Rizieq sebagai saksi, Rabu (14/4) lalu. (Ist)

METROPOLITAN – Keha­diran Wali Kota Bogor Bima Arya sebagai saksi dalam persidangan kasus berita bo­hong terkait hasil tes swab Habib Rizieq Shihab (HRS) di Rumah Sakit (RS) UMMI, berbuntut panjang. Bima Arya mendadak diserbu warganet usai memberi kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Ja­karta Timur, Rabu (14/4).

Warganet berbondong-bondong membanjiri kolom komentar akun Instagram pribadi Bima Arya, @bimaa­ryasugiarto. Mirisnya, banyak komentar miring terhadap suami Yane Ardian itu. Mulai dari mengungkit ketidakadi­lan kenapa dugaan pelang­garan protokol kesehatan lain tidak dipermasalahkan.

Bahkan, unggahan terakhir yang di-posting dua hari lalu, tampak digeruduk komentar warganet. Hingga Kamis (15/4) pukul 21:30 WIB, tak kurang dari 7.033 komentar dan 63 ribu warganet menyukai posting-an itu. Padahal, ung­gahan itu terkait geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bogor di tengah pandemi dan bukan soal per­sidangan.

Baca Juga  Janji Bayar Tunggakan BPJS Warga

Warganet pendukung HRS mengingatkan Bima Arya soal kematian lantaran ditu­ding berusaha mencari-cari kesalahan Habib Rizieq saat eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu dirawat di RS UMMI, Bogor.

Seperti cuitan @pro***, “Per­tanyaan nya BosKu? Dari Ratusan Pelanggaran Prokes di Wilayah anda kenapa hanya HRS diproses PIDANA BosKu.. Yg lain hanya diberi Teguran / Denda / Penutupan Semen­tara… Ingat BosKu Ulama Besar & Berilmu yg anda Per­maikan/Pidana.. Racun.. Ra­cun.”

“Siap siap sakratul maut anda pak. Bernafsu sekali memenjarakan seorang ula­ma Hanif .. kasihan keluarga anda, anak anak anda akan termakan mubahalah ulama,” tulis @Gib***.

“Anda duduk di kursi dgn sumpah Al Quran. Apa yg ada ucapkan akan ada pertanggung jwb di yaumul hisab. Tidak gampang lolos dr hisab. Apa­lagi menyakiti ulama keturu­nan Rosul. Apa gini cara me­lindungi warga?” tulis @Ima***. Lalu ada @zqd***, “Produktif dan kreatif itu bagus dalam mendukung rakyat Bogor, tp klo kreatif mengkriminalisasi HRS yg sedang berobat dengan uangnya sendiri itu bukan kreatif loh Pak.”

Baca Juga  Bima Arya Sukses Angkat Martabat Bogor

“@bimaaryasugiarto anda akan terima resikonya krn anda yg melaporkan IB HRS dgn tuduhan bohong.. ulama dan habaib serta umat islam sebogor akan meminta per­tanggung jawaban anda,” kata @ali***. “Semoga warga kota bogor dijauhkan dari azab karena pemimpinnya meng­kriminalisasi ulama…,” tulis @pet***.

Namun, ada pula warganet yang mendukung dan men­doakan Bima Arya agar sehat selalu dan semangat dalam menghadapi persoalan ini. “Semangat pa wali @bimaa­ryasugiarto. Terus lah membangun kota bogor,” tulis @cah***. “Komentar nya baik2 banget Lo pak, banyak yg care buat ngingetin,” ujar @iry***.

Diberitakan sebelumnya, persidangan kasus berita bo­hong terkait hasil tes swab HRS di RS UMMI memasuki babak baru. Lima perwakilan jajaran Pemerintah Kota (Pem­kot) Bogor diminta menjadi saksi dalam perkara ini. Satu di antaranya adalah Wali Kota Bogor Bima Arya.

Baca Juga  PDIP Siap Tantang Bima

Bima Arya hadir bersama keempat anak buahnya. Di antaranya Kasatpol PP Kota Bogor Agustiansyah, anggota Satgas Covid-19 Kota Bogor Ferro Sopachua, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bo­gor Sri Nowo Retno, dan man­tan Kasi PPPMS Dinkes Kota Bogor Johan Musali. Kelima­nya diminta menjadi saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sementara itu, saat persi­dangan, suasana sempat memanas ketika Habib Rizieq mencecar Bima Arya dengan berbagai pernyataan, dan sempat menuding orang no­mor satu di Kota Bogor itu berbohong soal berbagai kondisi saat itu. Habib Rizieq bahkan sempat bersitegang dengan JPU.(ryn/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *