Gara-Gara Proyek Peternakan, Akses Lima RT Terputus

by -

METROPOLITAN – Curah hujan tinggi di wilayah Ka­bupaten Bogor pada Rabu (28/4) malam mengakibatkan akses jalan warga terputus di lima RT di Desa Rabak, Ke­camatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Pantauan di lokasi, longsor tersebut diduga akibat adanya pengerjaan proyek untuk peternakan ayam. Selain longsor, di area lokasi men­galami keretakan dengan lebar hingga setengah meter dengan panjang kurang lebih 200 meter.

Warga sekitar, Amat (40), mengaku jalan menuju Kam­pung Cijantur di lima RT itu terputus. Bahkan, retakan tanah di sekitar lokasi long­sor tersebut sekitar 30 senti­meter dengan lebar kurang lebih 200 meter.

“Kejadiannya sekitar pukul 11:00 WIB. Tidak ada korban jiwa, hanya saja akses jalan yang baru dibetonisasi oleh desa, bulan lalu, putus. Kalau tidak diperbaiki, khawatir akan lebih parah,” kata Amat.

Baca Juga  Proyek TOD Mandek

Kepala Desa Rabak Wawan Nurwandi mengaku meny­ayangkan dengan adanya kejadian tersebut. Apalagi akses jalan itu baru selesai dikerjakan awal Ramadan karena akses ke kampung tersebut sangat sulit.

“Awal puasa kita bergotong royong bersama warga untuk pengecoran, tapi malah long­sor dengan adanya perusa­haan tersebut,” ujar mantan sekretaris desa Rabak itu.

Karena itu, Wawan me­minta pihak perusahaan bertanggung jawab. Terlebih saat masyarakat akan me­rayakan Idul Fitri mendatang, dengan jalan tersebut akses utamanya.

“Saya berharap perusahaan bertanggung jawab. Sebab, kalau dibiarkan, khawatir longsor tersebut semakin besar nantinya,” pinta Wawan.

Sementara itu, perwakilan perusahaan, Fur, mengaku akan melakukan pengeboran dengan jarak tiga meter. Hal itu guna menahan retakan tanah dan longsor.

Baca Juga  Komisi III Pilih Rapat Kerja Bahas GCC

“Kami sedang berupaya dengan cara mengebor. Nanti­nya kita akan pasang slup untuk menahan tebing dan longsor,” pungkasnya. (mul/c/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *