Jalan Penghubung Dua Kecamatan Terancam Putus

by -

METROPOLITAN – Jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, Jalan Leuwibatu-Leuwisadeng te­rancam putus akibat longsor beberapa bulan lalu. Akses utama penghubung dua ke­camatan itu terletak di Kam­pung Cilamur, RT 05/03, Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Pantauan di lokasi, bagian tebing jalan kiri dan kanan terkikis akibat guyuran hujan. Selain itu, ada saluran air yang tersumbat tanah yang menga­kibatkan ruas jalan tersebut mengalami keretakan.

Warga sekitar, Ukar (50), menyebut akses jalan utama menuju beberapa kecamatan di wilayah barat Kabupaten Bogor terancam putus. Sebab, badan kiri jalan dan kanan sudah mengalami longsor, terlebih saluran tersumbat tanah.

”Ini akses utama masyarakat. Baik itu menuju Rumpin atau­pun Ciampea. Begitu juga sebaliknya, arah Leuwisadeng dan Leuwiliang,” kata Ukar kepada Metropolitan.

Baca Juga  Jalan Dibeton Warga Sumringah

Menurut Ukar, jelang Idul Fitri yang sudah dua minggu lagi akan terganggu untuk bersilaturahmi masyarakat. Namun, masyarakat khawatir jalan tersebut longsor kem­bali saat hujan turun.

”Kami khawatir kalau ada hujan lagi jalan ini akan putus. Terus kami harus mengguna­kan jalan, karena tidak ada lagi akses jalan,” beber Ukar.

Kepala Desa Leuwibatu H Muhamad Sidik menambah­kan, akses jalan utama menu­ju beberapa kecamatan itu longsor akibat curah hujan beberapa bulan lalu. Tidak hanya menyumbat saluran air, tetapi juga terjadi kereta­kan di badan jalan.

“Khawatir terjadi hujan lagi jalan tersebut terputus. Apa­lagi jelang Lebaran,” ujar Mu­hamad Sidik.

Ia pun mendesak pihak DPUPR Kabupaten Bogor melakukan perbaikan jalan. Sebab jika tidak diperbaiki akan terus berlarut.

Baca Juga  Jalan Penghubung Dua Kecamatan Dibiarkan Rusak

“Saya meminta pada DPUPR untuk memperbaiki, kalau itu jalan terputus. Masyarakat pasti bingung karena tidak ada lagi akses jalan,’’ tegas Muhamad Sidik.

Sementera itu, Kasi Ekbang Kecamatan Rumpin Suhana mengaku pihaknya akan ber­koordinasi dengan pihak UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Kecamatan Leuwiliang untuk melihat langsung.

“Kita akan koordinasi dengan pihak UPT, Insya Allah nanti akan dicek dari UPT dan ke­camatan,” pungkas Suhana. (mul/c/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *