Kelabui Petugas, Jual Narkoba di Facebook, Dimasukan ke Barang Elektronik Lalu Dikirim

by -

METROPOLITAN.id – Polres Bogor berhasil mengamankan 19 tersangka kasus peredaran narkoba selama dua minggu belakangan.

Dari para tersangka tersebut, polisi mendapati ada pengedar yang menjajakan barang haram lewat media sosial Facebook. Bahkan, pengedar ini mencoba mengelabui petugas dengan memasukan narkoba ke barang elektronik.

“Dari pengungkapan yang di lakukan, para tersangka tersebut mengedarkan barang terlarang (narkoba) dengan cara menjajakannya melalui media sosial Facebook,” ujar Harun, Kamis (29/4).

Setelah ada pembeli, pengedar tersebut memasukan narkoba ke dalam barang elektronik. Selanjutnya, barang elektronik yang telah berisi narkoba dikirim melalui kurir untuk mengelabui petugas.

“Pengirimannya dilakukan melalui jasa kurir dengan cara memasukkan narkotika tersebut ke barang elektronik sebagai cara untuk mengelabui petugas,” ungkapnya.

Baca Juga  Amankan Pelantikan Presiden, Polres Bogor Antisipasi Pergerakkan Massa

Selain menggunakan cara tersebut, Harun mengaku para tersangka lainnya masih menggunakan sistem tempel dalam mendistribusikan narkoba.

“Selain itu para tersangka tersebut mengedarkan barang-barang terlarang (narkoba) dengan cara sistem tempel,” terang Harun.

Sebelumnya, Polres Bogor mengamankan 19 tersangka peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Bogor. Para tersangka digulung dalam waktu dua pekan belakangan.

Para tersangka yang berhasil diamankan yakni berinisial AR (27), AS (39), SP (20), TRS (18), AA (18), RA (21), JW (28), MC (33), FA (24), AN (35), ZK (50), IS (42), AS (21), FR (25) YK (39), AP (30), HP (30), BD (21), dan AR (25).

Dari ke-19 tersangka, polis berhasil mengamankan barang bukti Narkotika berbagai Jenis, yakni sabu-sabu seberat 126,66 gram, ganja 12,01 gram, tembakau sintetis 4,00 gram, dan obat- obatan sediaan farmasi sebanyak 1.874 Butir

Baca Juga  Selundupkan Barang Haram Steve Emmanuel Dicokok Polisi

Atas perbuatannya tersebut tersangka akan di kenakan pasal 114 (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancamannya hukuman pidana penjara minimal 4 tahun, maksimal 12 tahun dan denda minimal Rp800 juta dan paling banyak Rp1,5 miliar,”  ujat Kapolres Bogor, AKBP Harun, Kamis. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *