Orang Jakarta Boleh ke Bekasi, tapi tidak sampai Karawang

by -

Pemerintah telah melarang kegiatan mudik Hari Raya Idul Fitri pada 6-17 Mei 2021. Upaya penyekatan akan diterapkan di sejumlah ruas jalan oleh pihak kepolisian. Bagi yang ditemukan hendak mudik akan diminta putar balik.

MESKI begitu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya tidak melarang warga bepergian di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tang­erang, Bekasi (Jabodetabek). “Namanya aglomerasi. Aglo­merasi itu Jabodetabek. Arti­nya, orang Jakarta yang ke Bekasi, boleh, tapi nggak bo­leh sampai Karawang,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purn­omo Yogo, kemarin.

Sambodo menuturkan, war­ga akan diputar balik apabila bepergian keluar Jabodetabek. Petugas di lapangan akan mela­kukan pemantauan secara ketat untuk mencegah adanya warga mudik. “Makanya kita cegatnya itu di pintu-pintu keluarnya Jabodetabek. Contoh, misal di Cikarang Barat di KM 33, ke sananya kan sudah ma­suk Karawang. Cikupa, itu ke sananya sudah masuk ke Ban­ten, gitu,” jelasnya.

Baca Juga  Pengadang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Diamankan Polisi, Para Keluarga Pun Tak Terima

ebelumnya, Menteri Koor­dinator Pembangunan Manu­sia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menyampaikan bahwa mudik Idul Fitri 2021 ditiadakan. Hal itu untuk mengantisipasi penye­baran Covid-19 di Indonesia yang makin meluas pascalibur panjang. Hal ini telah dirun­dingkan dalam rapat bersama kementerian terkait pada 23 Maret. Lalu, hasil ini juga telah disetujui Presiden Joko Wi­dodo (Jokowi).

“Sesuai arahan presiden dan koordinasi keputusan rapat tingkat menteri yang dilaks­anakan 23 Maret 2021 di kan­tor Kemenko PMK yang dip­impin Menko PMK serta hasil konsultasi dengan pre­siden maka ditetapkan bahwa 2021 mudik ditiadakan,” je­lasnya. (jp/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *