Pelototi Penggunaan Dana Desa, Patomas dan LBH MAP bakal Luncurkan SIPAD, Nah Lho!?

by -
CANGGIH : Masyarakat bisa melakukan pengaduan jika menemukan kejanggalan dalam penggunaan Dana Desa (DD).

METROPOLITAN.ID – Perkumpulan Tokoh Masyarakt (Patomas) Center Bogor bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat Adat Puncak (MAP) dalam waktu dekat bakal meluncurkan aplikasi baru yang diberi nama Sistem Informasi Penyimpangan Anggaran Desa (SIPAD). Hal tersebut diungkapkan langsung Ketua LBH MAP Edison.

 

Dirinya menjelaskna, peluncuran aplikasi SIPAD ini bakal dilounching pertengahan bulan. “Insya Allah akan kita lounching pertengahan bulan ini,” bebernya usai rapat Kajian Evaluasi BUMDes dan Implikasinya Pada Tingkat Kesejahteraan Masyarakat di Kantor Sekretariat Patomas Center, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor,  baru – baru ini.

 

Aplikasi ini, lanjut Edison,  merupakan media informasi berbasis web yang dirancang khusus untuk masyarakat sebagai media pelaporan terkait dugaan penyimpangan Dana Desa (DD). Menurutnya, pengawasan DD akan lebih efektif dengan bantuan pengawasan dari semua unsur masyarakat.

Baca Juga  Ini Tiga Besar Calon Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi Mundur di Detik-Detik Terakhir

 

“Dengan aplikasi ini masyarakat tidak perlu takut melaporkan setiap ada indikasi penyelewengan DD. Aplikasi ini memberikan perlindungan kerahasiaan identitas pelapor, menyediakan fasilitas kolom komunikasi yang bisa diakses menggunakan register NIK KTP, Nama, Alamat, Nomor Handphone, Email, dan password yang hanya diketahui pelapor,”  tuturnya lagi.

 

Laporan yang masuk tersebut akan di verifikasi langsung  tim admin LBH MAP. “Selanjutnya, tim akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk tersebut baik kepada Kejaksaan Agung (Kejagung), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat,” katanya. Setelah diluncurkan, kata Edison, masyarakat bisa mengunduh aplikasi tersebut di smartphone secara gratis.

 

“Kalau sudah resmi launching, kami persilahkan masyarakat untuk mengunduh layanan aplikasi SIPAD lewat aplikasi Google Play dan App Store,” jelasya. Dia berharap, dengan aplikasi tersebut dapat mewujudkan tata kelola pemerintah desa yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya. (*/suf)

Baca Juga  Masuk Agustus, Pencemaran Sungai Cileungsi Biasanya Meningkat, Sampah Bambu Jadi PR

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *