Pemuda di Bogor Pesan Tembakau Sintetis dari Makassar, Ditumpuk Pakaian Dikirim Lewat Jasa Ekspedisi

by -

METROPOLITAN.id – 3 pemuda di Kabupaten Bogor, RF (20), MF (22) dan AD (19) kedapatan memesan tembakau sintetis dari Makassar untuk diedarkan di wilayah Bogor dan sekitarnya. Aksi tersebut tercium oleh Bea Cukai dan Polres Bogor karena memanfaatkan jasa pengiriman barang untuk menyelundupkan barang haram tersebut.

RF dan MF ditangkap pada 22 Maret lalu di sebuah kontrakan di Kelurahan Harapanjaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Keduanya diketahui memesan tembakau sintetis dari Makassar. Tembakau yang peredarannya dilarang tersebut selanjutnya dikirim lewat jasa pengiriman barang. Untuk mengelabui petugas, tembakau tersebut diselipkan dalam pakaian seperti handuk atau baju.

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan barang bukti berupa tembakau sintetis seberat 214,85 gram.

Baca Juga  31 Tersangka, 23 Motor dan 1 Mobil Diamankan Polres Bogor Selama 9 Hari

“Kedua tersangka ini merupakan jaringan peredaran narkotika di wilayah Jabodetabek Karawang. Mereka mengedarkan narkotika tersebut melalui media sosial Instagram sudah satu tahun,” kata Kapolres Bogor, AKBP Harun saat konfrensi pers di Mapolres Bogor, Selasa (6/4).

Sementara satu pengedar tembakau sintetis lainnya, AD (19), diringkus polisi pada 26 Maret lalu di ruko Pasar Ciluar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

AD juga memesan tembakau sintetis tersebut dari makassar dengan modus yang sama seperti dua pelaku lainnya. Cara pengedarannya juga serupa dengan memanfaatkan media sosial.

“Tersangka sudah satu bulan mengedarkan narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah Jabodetabek. Barangbukti yang disita sebanyak 375,50 gram tembakau sintetis,” terangnya.

Baca Juga  Pelaku Perampokan Mobil Taxi Online

Selanjutnya, para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat 1, Pasal 112 Ayat 1 Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara. Denda minimal Rp800 juta dan maksimal Rp 8 miliar. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *