Penjualan Tanaman Hias dari Bogor Diperluas ke 3 Benua

by -

METROPOLITAN.id – Minaqu Home Nature, eksportir tanaman hias di Bogor membuat kontrak dengan sejumlah distributor di 6 negara di 3 Benua untuk menyukseskan program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) Kementrian Pertanian (Kementan).

Penandatanganan kesepakatan dilakukan langsung CEO Minaqu Home Nature, Ade Wardhana Adinata secara virtual dengan 7 buyer dan disaksikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di acara Tani On Stage, Kantor Kementan, Jumat (9/4).

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam sambutan virtualnya mengaku bersyukur dengan adanya kontrak kerjasama ini. Sebeb, terlihat potensi pertanian Indonesia di mata dunia.

“Tugas kita adalah terus mengupayakan dan meningkatkan nilai tambah potensi alam Indonesia, sehingga pertanian Indonesia lebih maju, semakin mandiri dan modern,” katanya.

Ia pun mengapresiasi langkah yang diambil Minaque Home Nature yang terus memperluas pasar penjualannya.

Baca Juga  Linmas Laporan Lewat WA

“Saya sangat mengapresiasi langkah Ade bersama tim Minaqu Indonesia dan para petani milenial lainnya untuk memajukan potensi tanaman hias di tanah air. Karena apa yg dilakukan dalam mengembangkan dan meningkatkan potensi florikultura Indonesia, produk pertanian Indonesia semakin dilirik oleh negara-negara luar menjadi salah satu produk unggulan ekspor,” ujarnya.

Sementara itu, CEO Minaqu Home Nature, Ade Wardhana mengatakan, pihaknya akan mengekspor 15 Juta tanaman hias senilai Rp2.3 triliun ke 6 negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Korea Selatan dan Siprus dengan konsep pemberdayaan petani milenial tanaman hias.

“Alhamdulillah konsep pemberdayaan kami dengan diawali pendirian pasar tanaman hias terbesar di Bogor, kami lanjut dengan langkah konkrit yaitu ekspor tanaman hias ke berbagai negara,” ujar Ade.

Baca Juga  Mendadak, Personel Lanud Ats Dites Urine

Nantinya konsep yang ditawarkan Minaqu Home Nature ini adalah, dengan memberikan bibit tanaman hias kepada petani untuk diperbanyak terlebih dahulu yang selanjutnya diekspor.

Selain bantuan berupa bibit, Minaqu Home Nature juga akan mengerahkan para tenaga ahlinya untuk membimbing dan membuatkan sarana greenhouse.

“Kami targetkan 3 bulan kedepan bisa panen kemudian kami ekspor ke 6 negara. Harapannya tentu saja bisa meningkatkan sektor ekonomi dan mengharumkan nama Indonesia tentang potensi tanaman hias,” pungkasnya.

Selain dengan 6 Negara, Minaqu Home Nature juga melakukan penandatangan dengan Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto untuk Pengembangan Kampung Holtikultura berbasis Florikultura berorientasi Ekspor.

Nantinya program ekspor tanaman hias ini, pihak Minaqu Home Nature akan dibantu oleh Bank BNI untuk memberikan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada penerima turut hadir di acara ini Eny Tanzil Pemimpin BNI SKC Bogor.(dil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *