Petaka Mandi di Danau Ranca Maung Jelang Magrib, Lagi Nyuci Karpet, Santri Rumpin Hilang

by -1.1K views

‘Jangan bermain di sungai jelang Magrib, berbahaya’. Pepatah itu menggambarkan peristiwa yang dialami seorang santri dari pondok pesantren (ponpes) di Kampung Leuwiranji, RT 04/02, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Lutfy. Remaja 20 tahun itu dinyatakan hilang usai bermain di Danau Ranca Maung, kemarin petang.

SEBELUM dinyatakan hilang, Lutfy bersama rekannya, Iman, diketahui tengah men­cuci karpet di danau yang merupakan bekas galian tambang pasir. Setelah selesai mencuci, bukannya kembali ke ponpes, ia dan Iman memilih berenang.

Namun nahas, saat berenang, Lutfy diketahui tenggelam dan tidak lagi muncul ke permu­kaan. Sang rekan Iman pun panik dan langsung lari men­cari pertolongan dari warga sekitar. “Jadi Lutfy ini sama temannya setelah selesai cuci karpet memutuskan berenang. Pas baru nyebur, dia (Lutfy, red) langsung kelelep. Kemu­dian Iman berlari minta ban­tuan warga,” kata warga sekitar, Ustadz Ulis. “Kejadiannya pas sore hari jelang Magrib sekitar pukul 17:30 WIB,” sambungnya.

Ia menjelaskan sebenarnya Lutfy sempat menolak saat diajak mencuci karpet oleh rekannya. Penolakan dilakukan karena waktu sudah mende­kati azan Magrib. Namun, ia dibujuk terus rekannya hing­ga disanggupi ikut ke Danau Ranca Maung.

“Sekarang warga dibantu karang taruna masih men­cari korban yang hilang di bekas galian. Kita mencari menggunakan alat seadanya dengan bantuan rakit dan bambu,” ujar Ustadz Ulis.

Sementara itu, Ketua RW 02, Desa Leuwiranji, Hariyanto, membenarkan adanya keja­dian tersebut. “Benar. Kejadi­annya sekitar setengah enam. Korban yang hilang atas nama Lutfy, usia sekitar 20 tahunan,” kata Hariyanto.

Di tempat yang sama, Bha­binkamtibmas Desa Sukamulya Asep R Mulyana yang datang ke lokasi kejadian mengatakan, saat ini warga dan petugas ma­sih terus melakukan pencarian terhadap keberadaan korban. ”Kalau dari keterangan bebe­rapa saksi, sebelum dinyatakan hilang memang terakhir korban terlihat ada di danau bekas galian ini,” katanya.

”Kami masih terus melaku­kan pencarian. Yang pasti korban dinyatakan hilang. Berdasarkan keterangan be­berapa saksi, ada dugaan kor­ban tenggelam di danau ini karena korban sempat bilang mau mandi,” pungkasnya. (sir/c/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *