Pimpinan PCNU Kabupaten Bogor 2021-2025 Dilantik, Junjung Toleransi dan Amalan Aswaja

by -65 views

Usai pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor periode 2021- 2025, harapan sekaligus tantangan baru menanti para pemimpinnya. Termasuk menjalankan perannya untuk meredam radikalisme agar tidak masuk ke tanah Bumi Tegar Beriman.

ORMAS Islam yang dinak­hodai KH Aim Zaimuddin sebagai ketua, Ustad Abdul Somad sebagai sekretaris dan Ustad Abdul Aziz sebagai bendahara menjadi motor penggerak bagi warga nahdi­yin untuk mengamalkan ka­rakter NU, yaitu menjunjung tinggi toleransi (tasamuh) sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan umat.

Ini pula pesan yang disam­paikan Ketua PBNU KH Said Aqil Siraj saat melantik pim­pinan PCNU Kabupaten Bo­gor di Ruang Seraguna 1 ge­dung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Pesan Said Aqil Siradj Saat Pelantikan PCNU Bogor, Moderat dan Toleran Adalah Prinsip NU

KH Aqil Siraj berharap PCNU Kabupaten Bogor bisa men­jaga prinsip-prinsip ke Nahd­liyyinan atau ke-NU-an seba­gai penjaga dan pengawal persatuan bangsa. “Jangan sampai budaya caruk-maruk dan bobrok dibawa ke sini. Di sana saja ingin seperti kita kok,” katanya usai mengha­diri pelantikan, Selasa (6/4).

Selain itu, ia meminta seluruh anggota dan pengurus NU berperan aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya paham radikal. Menurutnya, serangan teror yang terjadi belakangan ini mencederai keberagaman di Indonesia. “Semuanya harus berperan aktif dalam memberikan edu­kasi kepada masyarakat. Apa­lagi, belakangan ini banyak serangan teror yang mence­derai keberagaman kita,” ung­kapnya.

Hal senada diingatkan Bu­pati Bogor, Ade Yasin. Keha­diran PCNU diharapkan mampu berperan aktif dalam mencegah permasalahan agama, seperti perkembangan agama yang melenceng dari ajaran Islam dan meredam radikalisme agar tidak masuk dan terjadi di Kabupaten Bo­gor.

Baca Juga  PCNU : Tidak Usah Ikut Demo FPI

“Radikalisme tidak dapat dibenarkan agama apa pun. Ini tugas kita bersama, baik Pemkab Bogor, PCNU, ormas Islam dan MUI Kabupaten Bogor, termasuk masyarakat. Dengan kebersamaan kita dapat meminimalisasi per­masalahan yang berkaitan dengan agama. Salah satunya radikalisme,” ujar Ade Yasin.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Bogor Masa Khid­mat 2020-2025, KH Aim Zai­nudin, mengatakan bahwa pelantikan ini membawa keberkahan. Bukan hanya kepada pengurus, tapi juga warga Kabupaten Bogor. “Bo­gor ini orangnya ramah-ramah. Ini jadi tantangan NU, bagai­mana keramahan itu tidak disalahgunakan orang yang berkepentingan,” katanya.

Terpisah, Sekretaris PCNU Kabupaten Bogor, Ustad Ab­dul Somad, mengungkapkan bahwa PCNU merupakan tempat pengabdian untuk tetap melestarikan ajaran Aswaja. “Ini tempat peng­abdian kami untuk mem­bumikan dan melestarikan ajaran ahlussunnah wal ja­maah an nahdliyah di Ka­bupaten Bogor. Islam itu ramah bukan marah sebagai perwujudan dari Islam se­bagai agama Rahmatan lil alamin,” tutupnya. (feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *