Stok Hampir Habis, Kota Bogor Tagih 40 Ribu Dosis Vaksin dari Pusat

by -78 views
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim. (Dok. Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Proses vaksinasi di Kota Bogor tengah mandek lantaran stok vaksin dari pemerintah pusat yang disebut hampir habis.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah menanti dropping vaksin dari pemerintah pusat.

Berdasarkan hitungannya, Kota Bogor membutuhkan 40 ribu dosis vaksin untuk menyelesaikan vaksinasi tahap kedua.

“Sementara ini kita masih menunggu droping dari pemerintah pusat dalam hal ini Kemetrian Kesehatan, kalau kita hitung kita masih kekurangan 40 ribu dosis vaksin,” katanya kepada Metropolitan.id, Rabu (7/4).

Nantinya vaksin tersebut akan digunakan untuk memenuhi proses vaksinasi terhadap tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia dan yang paling utama adalah tenaga pendidik.

Baca Juga  Penari Kabupaten Bogor Tampil di Batam

Ia pun membeberkan alasan pemerintah pusat belum mendistribusikan vaksin ke Kota Bogor lagi. Hal itu dikarenakan saat ini pemerintah pusat tengah melakukan distribusi ke wilayah lain.

“Kita optimis karena informasi dari Kemenkes droping vaksin tidak akan berkurang jumlahnya, hanya memang pembagian masih berlangsung dan insya allah kekurangannya akan kita terima dalam waktu tidak terlalu lama,” ujarnya.

Dengan keterlambatan pengiriman ini, lanjut Dedie, Pemkot Bogor tidak akan melakukan perubahan target penyelesaian vaksinasi tahap kedua pada Juni mendatang.

“Sejauh ini kita tidak akan ada perubahan target, terutama setelah ini kita akan fokus jadikan sasaran penerima vaksin adalah sektor pendidikan tetapi saat ini masih menunggu 40 ribu itu terdiri sisa dari nakes tahap pertama, ASN, TNI, Polri dan lansia,” pungkasnya.(dil/b/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *